Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Aku Menyimpan Badai Terlalu Lama

[PUISI] Aku Menyimpan Badai Terlalu Lama
ilustrasi suasana ramai diperkotaan (pexels.com/Harem)
Share Article

Aku menyimpan badai di dalam dada
Terlalu lama terlalu rapat
Hingga petirnya belajar berputar
Di antara tulang dan pikiranku sendiri

Setiap hari aku terlihat tenang
Seperti laut yang tak bergelombang
Padahal di dasar yang tak terlihat
Ada arus yang sedang saling menghancurkan

Aku lelah menjadi bendungan
Bagi semua air yang ingin meluap
Karena tidak ada yang benar-benar tahu
Berapa berat yang sedang kutahan

Malam ini biarlah badai itu keluar
Tak perlu lagi berpura-pura kuat
Sebab langit pun melepaskan hujan
Saat awannya sudah terlalu penuh

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More

[PUISI] Aku Menyimpan Badai Terlalu Lama

19 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Jurang

[PUISI] Jurang

18 Jun 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Parade Rasa

[PUISI] Parade Rasa

17 Jun 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Tak Tersentuh

[PUISI] Tak Tersentuh

16 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Segenggam Getar

[PUISI] Segenggam Getar

16 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pergi ke Matahari

[PUISI] Pergi ke Matahari

16 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rindu Tak Bertuan

[PUISI] Rindu Tak Bertuan

15 Jun 2026, 21:07 WIBFiction