Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Pelita Kecil di Hati

[PUISI] Pelita Kecil di Hati
ilustrasi ibu dan anak (pexels.com/Angela Schafer)

Dalam tenang malam yang diam,
kulihat wajahmu, lentera dalam kelam.
Langkah kecilmu, nyaring tawa riang,
menghidupkan dunia, mengusir bimbang.

Engkaulah pagi dalam hidupku,
matahari yang tak pernah jemu.
Segala lelah menjadi ringan,
karena senyummu, anugerah yang menenangkan.

Tiap kata yang kau ucap perlahan,
kusimpan rapi dalam ingatan.
Tiap pelukmu adalah rumah,
tempat pulang yang paling indah.

Dunia tak selalu ramah dan terang,
tapi doaku akan jadi pelindung sepanjang jalan.
Kau tumbuhlah, anakku tersayang,
dalam kasih, dalam harap yang tak pernah hilang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Tentang Perang yang Tidak Akan Pernah Dimenangkan

07 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Lelucon

[PUISI] Makhluk Lelucon

06 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Perjanjian Sunyi

[PUISI] Perjanjian Sunyi

06 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Pisau Emas

[PUISI] Pisau Emas

05 Mar 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Mengais Ironi

[PUISI] Mengais Ironi

04 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kelam Malam Silam

[PUISI] Kelam Malam Silam

04 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menitip Doa

[PUISI] Menitip Doa

03 Mar 2026, 05:15 WIBFiction