Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Perempuan dan Tenggat Waktunya

[PUISI] Perempuan dan Tenggat Waktunya
ilustrasi perempuan dan anaknya (pexels.com/Gustavo Fring)
Share Article

Jangan...
Nak, jangan berlari-larian
Tak terlihat anggun seperti perempuan
Nak, rokmu perlu dipanjangkan
Agar terlihat sopan dan berwawasan
Nak, bantu Ibu di belakang
Jangan hanya bermalas-malasan
Seolah sejak lahir tak pernah diberi ruang untuk sekadar menjadi

Kapan dan kapan
Kapan sekolahmu selesai?
Kapan pulang ke kampung halaman?
Kapan berdiri di pelaminan?
Kapan bisa memberi momongan?
Seolah Tuhan memberi kewajiban

Haruskah selalu Ia menjelaskan
Hanya karena seorang perempuan
Mengapa harus ditanya kapan
Seakan menjadi perempuan adalah perlombaan
Yang bila tak sesuai maka boleh dilupakan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More

[PUISI] Perempuan dan Tenggat Waktunya

07 Jun 2026, 22:22 WIBFiction
[PUISI] Menyelamatkan Akar

[PUISI] Menyelamatkan Akar

07 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lumrah yang Susah

[PUISI] Lumrah yang Susah

06 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Kompas yang Patah

[PUISI] Kompas yang Patah

05 Jun 2026, 09:07 WIBFiction
[PUISI] Tak Pernah Usang

[PUISI] Tak Pernah Usang

04 Jun 2026, 16:57 WIBFiction
[PUISI] Sisi Gelap Senja

[PUISI] Sisi Gelap Senja

04 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Balikpapan Baru

[PUISI] Balikpapan Baru

03 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Komuni Jiwa

[PUISI] Komuni Jiwa

03 Jun 2026, 09:08 WIBFiction