Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Perginya Segala Arti

ilustrasi gulungan kertas (pexels.com/Ahmet Polat)
ilustrasi gulungan kertas (pexels.com/Ahmet Polat)

Perapian telah padam
Sedang perjamuan kadung tertahan
Aku masih menangisi kertas basah
Di mana kita pernah berkesah

Tulisan-tulisan telah pergi
Sedang kata-kata kadung tertahan
Aku masih menangisi larik-larik
Di mana kita saling melirik

Di mana kita kerap berkesah
Kala perapian padam
Di mana kita sering melirik
Bersama larik-larik 
Sudah lari terbirit-birit

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Chalimatus Sa'diyah
EditorChalimatus Sa'diyah
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kutub Kutub Magnet

07 Feb 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi hutan bambu

[PUISI] Rumah tak Bersisa

07 Feb 2026, 07:07 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih karena ditinggal kekasih

[PUISI] Belenggu Rindu

06 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
Ilustrasi menggosip

[CERPEN] Penggosip

05 Feb 2026, 15:17 WIBFiction
ilustrasi seseorang kehujanan

[PUISI] Hujan dan Luka

04 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
Ilustrasi gambar orang berjalan

[CERPEN] Langkah Kerinduan

04 Feb 2026, 05:10 WIBFiction
Seseorang menatap langit senja

[PUISI] Jingga di Langit

04 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi potret buram (pexels.com/Cottonbro studio)

[PUISI] Simpang Buram

03 Feb 2026, 06:12 WIBFiction