Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Pukul Tujuh Pagi
ilustrasi suasana pagi (pexels.com/Tarynn Elliot)

Matahari menyalakan lilin-lilin emas
Di kelopak hari terjaga puas
Kabut menyimpan doa setiap napas
Di ujung rumput, kabut embun enggan lepas

Langit itu buku biru
Dibuka angin sampul haru
Awan tak mengenal suara parau
Mengajak burung bergurau

Jalan-jalan menguap pelan
Mengibaskan sisa mimpi semalam
Dari bahu para pejalan
Menjadi yang tak terbuang

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team