Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Di bawah Teduh Matamu

[PUISI] Di bawah Teduh Matamu
gambar mata (pexels.com/Rodion Lobanov)
Share Article

hujan turun di malam yang syahdu
kala purnama berlayar ke pangkuan semesta
orang-orang berlarian sibuk mencari tempat berteduh
aku berdiam di tempat
"Kenapa kau tidak berteduh?" tanyamu membawakan payung

aku terdiam memungut rintik hujan
menyimpannya di saku celanaku
"Untuk apa aku berteduh?
Bukankah selama ini aku telah berteduh di mata indahmu?"
matamu berbinar
dan aku terlena
sampai lupa siapa diriku sebenarnya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura

Related Articles

See More

[PUISI] Catatan Kecil dari Negeri yang Kian Mahal

17 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Parade Rasa

[PUISI] Parade Rasa

17 Jun 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Tak Tersentuh

[PUISI] Tak Tersentuh

16 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Segenggam Getar

[PUISI] Segenggam Getar

16 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pergi ke Matahari

[PUISI] Pergi ke Matahari

16 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rindu Tak Bertuan

[PUISI] Rindu Tak Bertuan

15 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Tuntutan Zaman

[PUISI] Tuntutan Zaman

14 Jun 2026, 23:48 WIBFiction
[PUISI] DIa yang menghatui

[PUISI] DIa yang menghatui

14 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Gigi Bungsu

[PUISI] Gigi Bungsu

14 Jun 2026, 20:27 WIBFiction