Aku merasa seperti di angkasa,
ringan dan hampa di setiap sisi.
Lihatlah bintang itu,
senantiasa menunggu waktu untuk memudar.
Aku berencana pergi ke Matahari.

Dia juga bintang,
tetapi mengunjunginya rasanya tak mampu.
Rahasia apa yang dia sembunyikan
hingga dengan paras dan sinarnya
terbentuk kehidupan yang utuh.

Aku iri.
Aku merenung,
menatap langit yang tanpa batas.
Dari sini dia terlihat kecil,
tetapi di sana mungkin dia tampak sebagaimana bahagia.

Aku tersenyum.
Air mata jatuh.
Andai saja hidupku bisa kutaklukkan,
mungkin aku tak akan berencana pergi ke Matahari.