Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Pulih dalam Sepi

ilustrasi cahaya lilin dan bunga
ilustrasi cahaya lilin dan bunga (pexel.com/pasja1000)

Menawan...
Tarian senyummu memikat pandang,
riak matamu berbisik makna.

Luruh rasa dalam bejana jiwa,
aku memilih penangguhan rasa,
hanya untuk terdigdaya oleh denyutnya.

Tapi siapakah terdakwa atas kisah kita?
Sebab aroma luka merambah ke awan-awan,
melanglangi Laut Java,
menyusuri angin Celebes.

Tapi siapakah yang lebih terluka di antara kita?
Aku yang memudar dalam sepi untuk pulih,
ataukah kau yang menyembunyikan ironi agar aku tetap tertahan?

Meski senyap,
ketahuilah...
Aku semakin pulih dalam sepi.

Dan mungkin...
Kau pun sama.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kata Paling Tabu

09 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi cahaya lilin dan bunga

[PUISI] Pulih dalam Sepi

08 Jan 2026, 15:07 WIBFiction
Ilustrasi sampai jumpa

[PUISI] Sampai Jumpa Besok

08 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi perempuan bersedih

[PUISI] Senandung Rindu

06 Jan 2026, 14:47 WIBFiction
ilustrasi seorang pria

[PUISI] Tetap Berdiri

06 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi seorang wanita yang membuka pintu

[PUISI] Pintu Tahun Baru

05 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
Ilustrasi kapal mau tenggelam dengan latar langit senja.

[PUISI] Nakhoda Salah Arah

04 Jan 2026, 19:22 WIBFiction
Ilustrasi tumbuh

[PUISI] Tumbuh

04 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi rintik hujan di jendela

[PUISI] Air Mata Semesta

04 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi puisi episode yang mati

[PUISI] Episode yang Mati

03 Jan 2026, 21:07 WIBFiction