Awan gelap membungkus hari
Kelam hadir menyapa sepi
Langit tumpahkan derai tangisan
Bak pasrah bumi dalam penderitaan

Badai datang menerjang dahsyat
Ciptakan puing-puing kenangan
Menyusul pula tarian sang kilat
Menyapa jiwa-jiwa yang bertahan

Dentum gemuruh mengguncang angkasa
Menghantam keras ke dalam jiwa
Menjemput paksa sisa nyawa
Tinggalkan lara tanpa suara

Kini, doa dan riuh tangisan
Bergema menyatu di atas cakrawala
Meski langit tak lagi berwarna
Meski duka kian membara
Masih berharap asa tersisa