Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Langkah yang Menyisakan Riak

[PUISI] Langkah yang Menyisakan Riak
ilustrasi genangan air hujan (pexels.com/Noelle Otto)
Share Article

Aku melangkah ke genangan yang tenang
Langit pucat yang tadinya berdiam permukaan
Kini terpecah oleh berat yang kubawa
Air naik dan jatuh oleh satu pijakan

Cipratan air bagai berteriak
Membasahi kaki yang terkadang ragu
Lingkaran riak melebar perlahan
Membawa bayangan yang tadinya utuh

Setiap langkah selalu punya akibat
Tidak ada yang maju tanpa jejak
Namun semua hanya akan berubah bentuk
Hingga kembali menjadi genangan yang tenang

Langkahku terus melaju ke depan
Namun kaki ini sudah terlanjur basah
Satu langkah yang terlihat sederhana
Menyadarkan akibat dari setiap pilihanku

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You

[PUISI] Cerita Dua Tahun Pertama

22 Feb 2026, 17:07 WIBFiction
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More
[PUISI] Munajat

[PUISI] Munajat

07 Jul 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rakus Duniawi

[PUISI] Rakus Duniawi

06 Jul 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Sekelebat Mimpi

[PUISI] Sekelebat Mimpi

06 Jul 2026, 06:25 WIBFiction
[PUISI] Saling Becermin

[PUISI] Saling Becermin

05 Jul 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bisik Pekerja

[PUISI] Bisik Pekerja

04 Jul 2026, 21:17 WIBFiction