Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Realitas Bayangmu
Ilustrasi bayangan seseorang yang hadir (Pexels/Nathan J Hilton)

Logika pecah di udara
Mata menelusuri atma
Jingganya menghitam
Bayangmu diputar kembali

Menghantui sudut ilusi
Berteriak meminta tolong
Menggambar realitas
Di kedua tangan yang enggan pulang

Membuat isi kepala sesak
Runyamnya fana
Bagaskara memerah hari ini
Dedaunan ikut merana

Sarayu membelenggu
Rasaku dirasuki hamparan kelabu
Warnanya merona tapi dilema
Kekasih melayang

Raganya meraung di balik jendela
Waktu mengamuk
Berkecamuk menepis lara
Rindu ini terlalu sepi untuk diukir

Gerah di antara kotak animo!
Merengkuh yang tak kasat mata
Di sudut kegelapan
Asmaraloka berceracau

Bisakah waktu mengerti?
Berbincang pada jarak yang malang
"Langit kita sama, mengapa mata tak bisa menjangkaunya?"
Lirihku menghadap atribut dunia

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team