Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Renungan di Semangkuk Mie Ayam

[PUISI] Renungan di Semangkuk Mie Ayam
ilustrasi mie ayam (pexels.com/Suryq)
Share Article

Semangkuk mie ayam, sederhana dalam tampilan,
Layaknya hidup, penuh corak dan permainan.
Mi yang terjalin, meniru liku perjalanan,
Setiap kunyahan, ada rindu dalam kenangan.

Kuahnya hangat, bak pelukan waktu,
Mengalirkan damai, menepis pilu.
Potongan ayam, lembut penuh kasih,
Mengajarkan sabar di setiap gigih.

Topping hijau, segar menyapa asa,
Melambangkan harapan yang tumbuh di dada.
Dari kerumitan tercipta harmoni,
Hidup pun seni, bukan hanya ilusi.

Sumpit dan sendok, pasangan yang padu,
Mengangkat rasa, membagi beban yang semu.
Layaknya sahabat, hadir di kala duka,
Menyeimbangkan langkah di jalan yang terbuka.

Mie ayam, bukan sekadar santapan biasa,
Ia simbol hidup, kaya makna tak terkira.
Dalam kesederhanaannya, terkandung pelajaran,
Bahwa bahagia tak butuh kemewahan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
[PUISI] Dalih sang Lidah

[PUISI] Dalih sang Lidah

30 Nov 2024, 05:04 WIB
Editorial Team