Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Ruang

[PUISI] Ruang
Ilustrasi kenangan berupa catatan dan foto-foto (pexels.com/charan sai)
Share Article

Sisa jejak langkah itu
membekas di tanah basah,
di mana doa-doa menguap
menjadi awan murung
yang tak pernah pecah.

Aku menghitung jarak
antara kau dan musim—
entah gugur atau kemarau,
namun selalu ada daun
yang tak rela berpulang.

Ruang ini penuh gema,
bukan kata-kata,
hanya seruan waktu
menikam dinding-dinding
yang kita bangun dengan kesunyian.

Aku letakkan diriku
di antara jeda napas
dan denting jam yang asing,
menunggu,
sewajar air melahirkan lingkaran
ketika batu kecil tenggelam.

Mungkin ruang
bukan lagi milik kita,
namun bayangmu masih tinggal,
berpendar di cahaya
yang jatuh dari sisa jendela.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Axel Syahwin
EditorMuhammad Axel Syahwin

Related Articles

See More

[PUISI] Senja Lupa Beranjak

07 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Menyelamatkan Akar

[PUISI] Menyelamatkan Akar

07 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lumrah yang Susah

[PUISI] Lumrah yang Susah

06 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Kompas yang Patah

[PUISI] Kompas yang Patah

05 Jun 2026, 09:07 WIBFiction
[PUISI] Tak Pernah Usang

[PUISI] Tak Pernah Usang

04 Jun 2026, 16:57 WIBFiction
[PUISI] Sisi Gelap Senja

[PUISI] Sisi Gelap Senja

04 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Balikpapan Baru

[PUISI] Balikpapan Baru

03 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Komuni Jiwa

[PUISI] Komuni Jiwa

03 Jun 2026, 09:08 WIBFiction
[PUISI] Negara Hadir

[PUISI] Negara Hadir

03 Jun 2026, 05:04 WIBFiction