Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Ruang Hari Esok

[PUISI] Ruang Hari Esok
ilustrasi bangunan kumuh (pexels.com/Sami Aksu)

Terpikat oleh buaian sajak sekarat

Memuja ekspektasi usang berkarat

Mengagumi pesona belakang tanpa sekat

Manipulasi mata sungguh hebat

Ruang hari esok?

Bahkan kau sudah lupa

Mengaku paling ikhlas

Sedang masih berharap tanpa batas

Manik mata itu, menatap nyalang ke depan

Sedang langkahmu berjarak di belakang

Ruang hari esok sudah kandas

Logika dan hati tak selaras

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Perlombaan Tanpa Garis Finis

16 Apr 2026, 09:48 WIBFiction
[PUISI] Ritmeku Sendiri

[PUISI] Ritmeku Sendiri

15 Apr 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Sisa Tawa di Dada

[PUISI] Sisa Tawa di Dada

15 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ladang Bancakan

[PUISI] Ladang Bancakan

13 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sempurna

[PUISI] Sempurna

12 Apr 2026, 17:48 WIBFiction