Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Semesta yang Berpihak

[PUISI] Semesta yang Berpihak
ilustrasi pria yang sedang sendiri (unsplash.com/Cristofer Maximilian)

Kemarin aku berjalan tanpa arah
Di bawah langit yang kehilangan warna
Doa yang mungkin tidak terdengar
Hanya harapan yang aku genggam

Namun pagi tak pernah benar-benar pergi
Ia hanya bersembunyi di balik gelapnya malam
Menanti saat hati sudah siap terluka
Atau saat diri siap untuk berperang

Kini angin tak lagi membawa dingin
Ia datang dengan kabar baik dari kejauhan
Burung-burung kembali melukis langit
Dengan nada yang tak pernah kudengar

Kini jalan terbuka dengan lebar
Semesta tidak lagi membenciku
Segalanya terasa sangat indah
Saat semesta kembali berpihak

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Lampu di Dada Malam

13 Mar 2026, 05:54 WIBFiction
[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

[PUISI] Bumi Tanpa Gemuruh

13 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menunggu Lebaran

[PUISI] Menunggu Lebaran

12 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Makhluk Tersisih

[PUISI] Makhluk Tersisih

12 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Langit Gemuruh

[PUISI] Langit Gemuruh

11 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction