Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Sapa Tanpa Gaung

[PUISI] Sapa Tanpa Gaung
ilustrasi wanita berdiri di dekat kereta yang sedang berjalan (Pexels.com/Fatih Doğrul)

Kukira, cukup dengan mengeja nama
Aku mampu serukan sapa
Namun, kau buatku layaknya bisu
Kala parasmu hiasi netra

Jadi, kurapalkan tiap abjad berulang
Memastikan jutaan bagaimana jika
Agar hafalan tak lagi terbata
Dan rautku tak salah tanda baca

Lalu, kuberanikan diri menyebut nama
Ditemani degup yang kerap bertalu
Ironisnya, tak peduli lantangnya tutur
Melodi... nyatanya terhalang oleh derapmu

Barangkali, sapaku memanglah gaung
Terdengar, namun terlalu samar
Hingga telinga tak kenali aksara
Dan suaraku... mendadak hilang nada

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Cahaya Tipis di Balik Awan

11 Mar 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Langit Gemuruh

[PUISI] Langit Gemuruh

11 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Retak

[PUISI] Di Antara Retak

10 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Memilih Keheningan

[PUISI] Memilih Keheningan

09 Mar 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Meminta Cahaya

[PUISI] Meminta Cahaya

08 Mar 2026, 21:48 WIBFiction
[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

[PUISI] Doa-Doa dalam Diam

08 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Cacat Perspektif

[PUISI] Cacat Perspektif

08 Mar 2026, 05:04 WIBFiction