Langit senja menua tanpa kabarmu
Sayup kenangan berbisik di relung waktu
Kutulis namamu di debu jendela itu
Namun, angin membawa pergi tanpa ragu

Malam berulang dalam sepi membisu
Kuhafal tiap detik tanpa suaramu
Jarak membentang namun hatiku tak layu
Bayangmu tetap hidup di kalbuku

Satu tahun lagi, mungkin kutemui dirimu
Atau justru hanya menatap dari jauh
Namun, sebelum takdir memisah arah itu
Biarlah rinduku berlabuh padamu