Aku menyusuri jengkal semestamu
Tanpa peta, hanya percayai kakiku
Mencoba mengingat tiap rinci tutur
Semata-mata 'tuk menetap di relung hatimu
Namun, aku mulai kehilangan arah
Menatap penjuru yang nampak serupa
Dan aku berputar di tempat yang sama
Tak kunjung temukan namamu di marka
Kini ragaku mulai hilang daya
Bayanganku pun t'lah lama enggan bicara
Terbersit niat hentikan kelana
Agar tak lagi terperangkap di labirin rasa
Jadi kutelusuri jejak di atas bentala
Mencoba berbalik ke titik semula
Meski langkah tertatih kenangan
Setidaknya lelahku... bukan lagi sebab menunggu
![[PUISI] Semesta Tanpa Namamu](https://image.idntimes.com/post/20260521/pexels-photo-4993294_ca0108df-e73b-4f4d-805f-3d9d67e739aa.jpeg)