Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Semesta Tanpa Namamu
ilustrasi wanita menatap alam semesta (Pexels.com/Rachel Claire)

Aku menyusuri jengkal semestamu
Tanpa peta, hanya percayai kakiku
Mencoba mengingat tiap rinci tutur
Semata-mata 'tuk menetap di relung hatimu

Namun, aku mulai kehilangan arah
Menatap penjuru yang nampak serupa
Dan aku berputar di tempat yang sama
Tak kunjung temukan namamu di marka

Kini ragaku mulai hilang daya
Bayanganku pun t'lah lama enggan bicara
Terbersit niat hentikan kelana
Agar tak lagi terperangkap di labirin rasa

Jadi kutelusuri jejak di atas bentala
Mencoba berbalik ke titik semula
Meski langkah tertatih kenangan
Setidaknya lelahku... bukan lagi sebab menunggu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team