Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Senandung Rindu Semesta

[PUISI] Senandung Rindu Semesta
ilustrasi pria sendirian (pixabay.com/Pexels)
Share Article

Nabastala ramai malam ini

Bola mata yang bertengger

Melekatkan bintang pada rindu

Daksa saling merayu

Jiwa ini punya kebiasaan unik

Bermata cemburu pada rembulan yang bergelayut

Lantaran ukiran debu berterbangan

Menjadi kian kelabu

Pilu dilanda malu

Sekat rasa membara pada keheningan

Nostalgia berhamburan

Berkomunikasi dengan temaram

Ini bukan perkara menerawangnya pikiran

Hati yang berlagak menjauh

Pembahasan bergemuruh

Tatkala kisah yang tak menentu

Oh kekasihku

Gelisahku terdiam

Hantarkan aku pada jeruji rasa

Tapi jangan seret aku pada dekapan luka!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya

Related Articles

See More

[PUISI] Senandung Rindu Semesta

02 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Jingga Selamanya

[PUISI] Jingga Selamanya

01 Jun 2026, 19:38 WIBFiction
[PUISI] Punggung Bumi

[PUISI] Punggung Bumi

30 Mei 2026, 21:12 WIBFiction
[PUISI] Rekam Jejak

[PUISI] Rekam Jejak

30 Mei 2026, 14:07 WIBFiction
[PUISI] Dompet Renta Ayah

[PUISI] Dompet Renta Ayah

28 Mei 2026, 05:25 WIBFiction