Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Seribu Puisi

[PUISI] Seribu Puisi
ilustrasi kesendirian (pexels.com/darksouls1)

Kala tak ada lagi harapan
Kala tak akan kembalinya pertimbangan
Aku ingin menerobos jalan hambatan
Yang ku babat habis labirin kegagalan

Namun, ku hanya bisa menuliskan puisi
Dengan seribu lusinan
Dengan jutaan rentetan huruf
Atas pelampiasanku 'tuk hilangkan kecemasan

Tak ada tangisan
Kala ku merangkaikan puisiku
Namun penaku remuk dicengkeram jari-jari
Namun tak apalah
Sebab puisiku berhasil menjadi cerita hidupku

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Abay Asyamar
EditorAbay Asyamar
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kita yang Salah Waktu

23 Feb 2026, 12:47 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berjalan

[PUISI] Luka yang Berjalan

23 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Kepada Hati

[PUISI] Kepada Hati

22 Feb 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Asa Tersisa

[PUISI] Asa Tersisa

22 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Buat Apa Bersuara?

[PUISI] Buat Apa Bersuara?

22 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Cangkir Biru

[PUISI] Cangkir Biru

20 Feb 2026, 13:48 WIBFiction
[PUISI] Koma di Ujung Doa

[PUISI] Koma di Ujung Doa

20 Feb 2026, 05:15 WIBFiction