Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[Puisi] Setelah Hari ini

[Puisi] Setelah Hari ini
Instagram/@sm3t_inspirasi_indonesia

Awan kelam mengiring pengabdian jadi kenangan.
Ratap jatuh menjelma amin di penghujung doa.
Bersama diserap tanah, dialirkan sungai ke muara, menguap ke udara, terbang menuju jumantara.
Berharap makbul di hadapan Tuhan.

Kusimpankan nyala pelita di papan tulis sekolahmu yang lusuh.
Agar tetap kau tatap cita-cita yang kau gantung di bintang-bintang.
Kurajutkan peta dalam kepala dan dadamu.
Menjadi alamat gerak langkahmu.

Kutitipkan berjuta-juta harapan.
Sebab masa depan bangsa ada di pundakmu.
Barangkali setelah hari ini, kami telah menjelma airmata.
Pergi dan tidak lagi kembali.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hendra S. Marindra
EditorHendra S. Marindra
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Merayakan Sepi

25 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Di Antara Gerimis

[PUISI] Di Antara Gerimis

24 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berjalan

[PUISI] Luka yang Berjalan

23 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Kepada Hati

[PUISI] Kepada Hati

22 Feb 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Asa Tersisa

[PUISI] Asa Tersisa

22 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Buat Apa Bersuara?

[PUISI] Buat Apa Bersuara?

22 Feb 2026, 05:04 WIBFiction