Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Setelah Satu Tahun

[PUISI] Setelah Satu Tahun
unsplash/charliefoster

1/ Semua tentangnya kini jadi adiksi,

kesalahan paling dasar karena dahulu terlalu berekspektasi,

menganggap kasih takkan salah alamat menimbulkan sikap arogansi,

pada saatnya, melangkah tanpanya adalah sebuah keharusan sebagai bentuk adaptasi

 

2/  Tentang tempat yang tak asing, di sinilah bayangnya bersemayam,

satu-satunya yang dapat kugenggam,

meskipun tak dapat melekat,

melalui jemala 'kan kuikat dengan erat

 

3/  Satu tahun itu tak pernah usai,

satu tahun yang kurasa baru saja dimulai,

namun, tersisa rupa yang kutatap dalam bingkai,

tiada lagi yang dapat tergapai

 

4/  Kisah ini kemudian kusimpan dengan kubungkus

dalam bagian secara khusus,

yang telah terukir, akan sulit terhapus,

yang telah terbentuk, dibakar pun akan sulit 'tuk hangus

 

5/   Satu hal yang pasti: kata “kita” takkan hilang dimakan waktu,

ia 'kan menyatu dalam nadi,

nantinya, jika masih saja dunia tak merestu,

kata “kita” tetap abadi.

 

Balikpapan, 23 Desember 2020

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Ruang yang Kini Menjadi Sunyi

10 Apr 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Bayang Tanpa Nama

[PUISI] Bayang Tanpa Nama

09 Apr 2026, 19:48 WIBFiction
[PUISI] Perjalanan Lara

[PUISI] Perjalanan Lara

09 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Asal Bapak Senang

[PUISI] Asal Bapak Senang

06 Apr 2026, 05:04 WIBFiction