Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Seumpama Hidup adalah Jam Dinding

[PUISI] Seumpama Hidup adalah Jam Dinding
gambar jam dinding (pexels.com/Matej)

seumpama hidup adalah jam dinding
yang bisa diputar dan dihentikan
aku ingin berhenti pada pukul sembilan
menjadi bocah berkuncir dua
yang hidupnya dipenuhi tawa
petak umpet, ular tangga, dan ular naga

lalu dinyanyikannya lagu yang dihafal di luar kepala
"Hompimpah alaihum gambreng!"
telapak-telapak tangan mungil
disatukan dan dibolak-balikkan
"Mak ijah pakai baju rombeng!"
tangan-tangan masih bergerak
diiringi gelak tawa juga sorak-sorak

"Pit alaipit kuda lari kecepit!"
lima telapak membuka
satu telapak telungkup menjelma penjaga
maka, seumpama hidup adalah jam dinding
aku ingin berhenti di pukul sembilan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Yang Harus Dilupakan

15 Apr 2026, 20:48 WIBFiction
[PUISI] Ritmeku Sendiri

[PUISI] Ritmeku Sendiri

15 Apr 2026, 17:47 WIBFiction
[PUISI] Sisa Tawa di Dada

[PUISI] Sisa Tawa di Dada

15 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ladang Bancakan

[PUISI] Ladang Bancakan

13 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sempurna

[PUISI] Sempurna

12 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Asing

[PUISI] Asing

12 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sahabat Bertumbuh

[PUISI] Sahabat Bertumbuh

11 Apr 2026, 20:28 WIBFiction
[PUISI] Kepada Hari Jumat

[PUISI] Kepada Hari Jumat

11 Apr 2026, 05:25 WIBFiction