Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Simfoni Bumi
ilustrasi langit (pexels.com/Pixabay)

Gunung adalah arca yang berlutut kepada malam,
beralas samudra, bertiang purnama kelam.
Adakah kaudengar kidung rimba nan hening?
Seumpama rahim ibu bumi lirih bergeming.

Daun-daun berjatuhan ibarat prasasti bisu,
menggurat kasih musim pada lapik abu.
Maut menjelma embun di ujung rerumputan,
bersamanya janji setia terucap. 

Angin mendesis laksana desah nurani,
menyulam rindu di tepian hati.
Bayang-bayang lenggokkan pilu,
di atas panggung waktu yang tiada beku.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team