Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Kehangatan yang Dirindukan

1 min read
[PUISI] Kehangatan yang Dirindukan
ilustrasi suasana rumah (pexel.com/cottonbro studio)
  • Puisi menggambarkan kehangatan keluarga melalui momen makan bersama, bercanda, dan saling menanyakan kabar kehidupan sehari-hari.
  • Kehadiran keluarga menjadi sumber penguatan saat lelah dan sulit, lewat genggaman tangan, masukan, serta pelukan bagi jiwa yang terluka.
  • Meski kebersamaan itu telah menjadi kenangan, memori tersebut disimpan sebagai pengingat bahwa keluarga tetap satu saat dunia terasa berat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Duduk bersama di meja makan
Saling bercanda gurau, tertawa
Bertukar kata, bertanya kabar
Bagaimana kehidupanmu hari ini?

Walau terkadang lelah menghantui
Namun, genggaman tangan yang terasa hangat
Menguatkan dalam suka duka
Memberi masukan bagi yang tak berdaya
Memeluk lembut jiwa yang terluka
Menciptakan senyuman di wajah

Meski kini telah menjadi sebuah kenangan
Tapi, memori itu tersimpan indah di dalam jiwa
Yang kelak, jika dunia tak memberimu jeda
Ingatlah kau ada dan kita tetap satu keluarga

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article
    Editorial Team