Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Mungkin Esok Tak Sedih

1 min read
[PUISI] Mungkin Esok Tak Sedih
ilustrasi siluet seseorang dan sunset (pexels.com/فهد العكيفي)
Share Article

Ramahnya fajar menyemai harapan

Disapa peluh pagi berbutiran

Burung bernyanyi senyaring lonceng

Duet angin romantis mendongeng

Kala malam, syahdunya lain lagi

Serangga sayup menggumam damai

Dari nadanya melambung imaji

Seraya berkata, “Mengembaralah di alam mimpi.”

Bumi berputar tanpa henti

Mengganti gulita dan benderang sesuai janji

Kadang temaram ada di tengah melengkapi

Semua indahnya sudah bertakar pasti

Namun manusia sering lupa membaca tanda

Terjebak resah di antara jeda cahaya

Padahal hanya hati perlu belajar percaya

Sedih hari ini, belum tentu esok juga

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article

    Curated For You

    Editorial Team