Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Singkat Akal

[PUISI] Singkat Akal
ilustrasi di pelabuhan (dok. pribadi)
Share Article

Dengan singkat akal Jogja kutinggalkan
Sangkanya tanah rantau itu serupa sarang macan
Nyatanya kampung sendiri pun menjadi tempat berenggan-enggan
Pasrah, gaut gapai seorang diri di tanah watan

Sang bumi langit hanyalah khayalan
Ia menghilang, atau mungkin kini sedang mabuk kepayang dengan si rambang mata tajuk mahkota

Masa bodoh dengan bocah Selaparang
Dia seperti teri nasi yang patah arang
Sementara sang baginda pautan hatimu
Dialah biji mata yang paling kau sayang

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More

[PUISI] Mencari Keberadaan yang Tidak Ada

22 Jun 2026, 22:07 WIBFiction
[PUISI] Batas Nalar

[PUISI] Batas Nalar

22 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Lembaran dan Balon

[PUISI] Lembaran dan Balon

22 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Andai Aku Cantik

[PUISI] Andai Aku Cantik

21 Jun 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Surga

[PUISI] Rahasia Surga

20 Jun 2026, 20:38 WIBFiction
[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

19 Jun 2026, 11:07 WIBFiction
[PUISI] Jurang

[PUISI] Jurang

18 Jun 2026, 16:47 WIBFiction