Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Singkat Akal

ilustrasi di pelabuhan (dok. pribadi)
ilustrasi di pelabuhan (dok. pribadi)

Dengan singkat akal Jogja kutinggalkan
Sangkanya tanah rantau itu serupa sarang macan
Nyatanya kampung sendiri pun menjadi tempat berenggan-enggan
Pasrah, gaut gapai seorang diri di tanah watan

Sang bumi langit hanyalah khayalan
Ia menghilang, atau mungkin kini sedang mabuk kepayang dengan si rambang mata tajuk mahkota

Masa bodoh dengan bocah Selaparang
Dia seperti teri nasi yang patah arang
Sementara sang baginda pautan hatimu
Dialah biji mata yang paling kau sayang

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Ingin Dipuja

31 Jan 2026, 21:48 WIBFiction
ilustrasi melangkah bebas

[PUISI] Mimpi Tanpa Batas

31 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi laki-laki disabilitas di pinggir pantai

[PUISI] Berlari Tanpa Kaki

30 Jan 2026, 21:48 WIBFiction
ilustrasi pertarungan

[PUISI] Menyendiri

30 Jan 2026, 21:07 WIBFiction
Ilustrasi gambar orang duduk di kursi

[PUISI] Singgasana Sunyi

30 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi seseorang melihat keluar dari jendela

[PUISI] Melebur Sekat

30 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi kabut di hutan

[PUISI] Rumit Ke Pamit

29 Jan 2026, 20:27 WIBFiction
ilustrasi seorang perempuan berlarian di pinggir pantai

[PUISI] Terus Berlari

29 Jan 2026, 18:07 WIBFiction
ilustrasi pasangan yang sedang berjalan bersama

[PUISI] Seni Meraih Cinta

28 Jan 2026, 16:47 WIBFiction