[PUISI] Berlari Tanpa Kaki

Harapan pernah tumbuh setinggi doa
Lalu runtuh oleh kata yang tak dijaga
Aku jatuh, berdarah, kehilangan arah
Namun tekadku menolak mati begitu saja
Langit seolah menutup semua cahaya
Malam memeluk luka tanpa suara
Meski langkah tak lagi sempurna
Aku tetap maju dengan keyakinan yang tersisa
Jika akhirnya tiba di garis yang kupuja
Bukan kaki yang membawaku ke sana
Melainkan hati yang memilih percaya
Bahwa meski dipatahkan, aku tetap berhak berharap kembali
Walaupun aku harus berlari tanpa kaki
Akan terus kukejar harapan yang tersisa
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.


















