Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Berlari Tanpa Kaki

[PUISI] Berlari Tanpa Kaki
ilustrasi laki-laki disabilitas di pinggir pantai (freepik.com/freepik)

Harapan pernah tumbuh setinggi doa
Lalu runtuh oleh kata yang tak dijaga
Aku jatuh, berdarah, kehilangan arah
Namun tekadku menolak mati begitu saja

Langit seolah menutup semua cahaya
Malam memeluk luka tanpa suara
Meski langkah tak lagi sempurna
Aku tetap maju dengan keyakinan yang tersisa

Jika akhirnya tiba di garis yang kupuja
Bukan kaki yang membawaku ke sana
Melainkan hati yang memilih percaya
Bahwa meski dipatahkan, aku tetap berhak berharap kembali

Walaupun aku harus berlari tanpa kaki
Akan terus kukejar harapan yang tersisa

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Rumah Ternyaman

03 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sebongkah Es

[PUISI] Sebongkah Es

03 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lahan Basah

[PUISI] Lahan Basah

02 Apr 2026, 22:22 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Pagi

[PUISI] Rahasia Pagi

02 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Bahasa Air Mata

[PUISI] Bahasa Air Mata

01 Apr 2026, 21:22 WIBFiction
[PUISI] Reruntuhan Cahaya

[PUISI] Reruntuhan Cahaya

01 Apr 2026, 05:04 WIBFiction