Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Sisa Ruang untuk Bernapas

[PUISI] Sisa Ruang untuk Bernapas
Ilustrasi Di Bawah Rembulan (Pexesl.com/Alexandro David)

Saat hari terus berganti

Aku merasa tak ingin keluar dari alam mimpi

Hanya berharap masih mampu berdiri sendiri

Tak mengapa walau dilupakan bumi

 

Padaku selalu disematkan rasa salah

Bahkan meski diriku diam untuk mengalah

Membungkam amarah

Berteman tiap waktu dengan lelah

 

Energiku hampir habis terkuras

Kini, adakah sisa ruang untukku bernapas?

Tanpa air mata yang deras

Tanpa dahaga egoisme yang tak pernah tuntas

 

Tak ada lagi yang ku ingin selain sejenak sendiri

Mengistirahatkan pikiran dan nurani

Melupakan semua yang tak punya rasa peduli

Juga perlakuan yang tak manusiawi

 

Sering aku dibuat heran

Yang kucari sebatas ketenangan

Namun, mengapa aku tak pernah diizinkan?

Apa aku mesti menutup usia agar mendapat jawaban?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mohammad Azharudin
EditorMohammad Azharudin
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kepada Hari Jumat

11 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tak Punya Kuasa

[PUISI] Tak Punya Kuasa

11 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bilik Nostalgia

[PUISI] Bilik Nostalgia

10 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Bayang Tanpa Nama

[PUISI] Bayang Tanpa Nama

09 Apr 2026, 19:48 WIBFiction
[PUISI] Perjalanan Lara

[PUISI] Perjalanan Lara

09 Apr 2026, 05:04 WIBFiction