Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Sudut Alam dan Ketenangan

[PUISI] Sudut Alam dan Ketenangan
ilustrasi menikmati alam (pexels.com/Oleksandr Pidvalnyi)

Lelah berdampingan di antara hiruk-pikuk
Teriakan saling bersaut
Derai tawa berebut berkuasa
Mengusir tenang agar lekas sirna

Berusaha lari menuju pelukan semesta
Berdiam di sudut lengang tanpa suara
Menikmati sunyi tanpa derai tawa
Hanya bersama alam tak henti mempesona

Entah sejak kapan pedih itu hilang
Hanya menyisakan seberkas luka kecil
Yang akan segera memudar
Terobati pesona semesta

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mutiatuz Zahro
EditorMutiatuz Zahro
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kepada Hari Jumat

11 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tak Punya Kuasa

[PUISI] Tak Punya Kuasa

11 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bilik Nostalgia

[PUISI] Bilik Nostalgia

10 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Bayang Tanpa Nama

[PUISI] Bayang Tanpa Nama

09 Apr 2026, 19:48 WIBFiction
[PUISI] Perjalanan Lara

[PUISI] Perjalanan Lara

09 Apr 2026, 05:04 WIBFiction