Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Sunyi yang Tak Menua
ilustrasi berjalan sendirian (pexels.com/Vladimir Fukalov)

Di antara sunyi yang tak menua
Aku berjalan tanpa peta
Menandai jejak percakapan yang tersisa
Di sudut-sudut malam yang beratnya nyata

Ada yang lebih tua dari kesendirian
Rindu untuk bertemu diri sendiri
Dalam pelarian yang panjang
Di mana langkah enggan kembali ke rumah lama

Jika besok udara masih menekan dada
Biarkan hening ini jadi kamar yang aman
Tempat luka berhenti berteriak
Dan retakan-retakan tubuh perlahan memeluk cahaya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team