Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Taman Kaca

[PUISI] Taman Kaca
ilustrasi mengunjungi makam orang tersayang (pexels.com/cottonbro studio)

Dulu aku cemburu melihatmu sibuk dengan hobimu
Namun, aku lupa bahwa itu salah satu kebahagiaanmu
Tawa dan senyum yang begitu menawan
Terpancar dari wajahmu yang rupawan

Mengapa aku begitu egois dan tak peka? 
Ya, aku baru menyadarinya kini setelah kau tiada
Ternyata lebih menyakitkan saat kau tak ada
Aku merasakan kekosongan yang begitu hampa

Ku bawa bunga yang kau tanam di sana
Begitu indah dan mekar dengan sempurna
Tahukah kau kasih? Taman kaca yang kau hias sedemikian rupa
Terasa sunyi karena kehilangan pemiliknya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Shella Rafika Sari
EditorShella Rafika Sari
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sempurna

12 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Asing

[PUISI] Asing

12 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sahabat Bertumbuh

[PUISI] Sahabat Bertumbuh

11 Apr 2026, 20:28 WIBFiction
[PUISI] Kepada Hari Jumat

[PUISI] Kepada Hari Jumat

11 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tak Punya Kuasa

[PUISI] Tak Punya Kuasa

11 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Bilik Nostalgia

[PUISI] Bilik Nostalgia

10 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Bayang Tanpa Nama

[PUISI] Bayang Tanpa Nama

09 Apr 2026, 19:48 WIBFiction
[PUISI] Perjalanan Lara

[PUISI] Perjalanan Lara

09 Apr 2026, 05:04 WIBFiction