Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Tanah Ini Sedang Berduka
ilustrasi hutan yang terbakar (pexels.com/Vadim Braydov)

Tanah ini sedang berduka
Di bawah langit yang kehilangan warna
Hutan menyisakan hampa dan sunyi
Tempat burung dahulu menitipkan suara

Pohon-pohon dilahap oleh keserakahan
Menutup warna yang pernah tumbuh di sana
Sungai membawa bayang-bayang ke hilir
Menyusuri rumah yang kehilangan teduh

Orang-orang memeluk sisa harapan
Sambil bertanya pada malam
Mengapa tanah tempat mereka pulang
Begitu sering dibasahi air mata

Banyak mulut yang tak mampu berkata-kata
Sebab ada telinga yang tak ingin mendengar
Hingga alam menjadi saksi terakhir
Atas segala yang dipaksa menjadi sunyi

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team