Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Tanpa Alur

[PUISI] Tanpa Alur
ilustrasi merenung (pexels.com/Malen Almonacid Trossi)

Semestinya terus berjalan dengan nyaman
Namun siapa sangka terhalang oleh angan
Sebelas peluang yang datang pelan-pelan
Ternyata berani menarik secercah harapan

Alur kehidupan yang maju dan mundur
Coba menebak jalan cerita dengan teratur
Meski bersantai dihidangkan buah anggur
Belum juga berhasil menemukan jalur

Alur macam apa yang dinantikan? Sejenak menembus segala rintangan
Termasuk kisah yang berdampingan
Tiada resah mengusik kegembiraan
Tanpa alur yang selalu terasa ringan

 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kita yang Salah Waktu

23 Feb 2026, 12:47 WIBFiction
[PUISI] Luka yang Berjalan

[PUISI] Luka yang Berjalan

23 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Kepada Hati

[PUISI] Kepada Hati

22 Feb 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Asa Tersisa

[PUISI] Asa Tersisa

22 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Buat Apa Bersuara?

[PUISI] Buat Apa Bersuara?

22 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Cangkir Biru

[PUISI] Cangkir Biru

20 Feb 2026, 13:48 WIBFiction
[PUISI] Koma di Ujung Doa

[PUISI] Koma di Ujung Doa

20 Feb 2026, 05:15 WIBFiction