Kita bertemu tanpa rencana,
sekadar dua langkah di jalan yang sama.
Aku malah sibuk membaca tanda,
seolah semesta sengaja mempertemukan kita.
Senyummu kuanggap sebuah isyarat,
sapamu kusimpan terlampau lekat.
Padahal mungkin bagimu sesaat,
sementara aku menyebutnya takdir yang dekat.
Aku merawat kemungkinan diam-diam,
hingga kebetulan tumbuh begitu dalam.
Kau berlalu tanpa merasa kehilangan,
aku tertinggal bersama banyak pertanyaan.
Kini kutahu dari pertemuan singkat,
tak semua yang datang harus menetap.
Kadang hidup hanya membuat kita berpapasan,
dan aku terlalu serius pada sebuah kebetulan.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Terlalu Serius pada Sebuah Kebetulan
![[PUISI] Terlalu Serius pada Sebuah Kebetulan](https://image.idntimes.com/post/20261003/pexels-dennisv12-6622006_90f8d1c1-bde7-477d-b51d-22daa16bb69f.jpg)
ilustrasi pasangan dan langit malam (pexels.com/dennis George)
Take a Deeper Read
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- [PUISI] Sedari Awal Monolog12 Oct 2026, 05:04 WIB
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB
- [PUISI] Ayah Menyimpan Lelah di Saku11 Oct 2026, 05:04 WIB
- [PUISI] Salah Menafsirkan Pertemuan09 Oct 2026, 05:04 WIB
Editorial Team
EditorYudha
Related Article
[PUISI] Perkara Jatuh Cinta17 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Terlalu Serius pada Sebuah Kebetulan17 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Topeng-topeng di Keramaian16 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Di Antara Puing Harapan16 Oct 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Barangkali Menyerah Juga Bentuk Keberanian16 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Terlalu Banyak16 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Tentang Hari Esok yang Belum Tiba15 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Mimpi dengan Alur yang Padat15 Oct 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Aku Hanyalah Rapuh yang Terpendam15 Oct 2026, 09:07 WIB
[PUISI] Napas Kecil di Tengah Asap15 Oct 2026, 07:25 WIB
[PUISI] Telanjur Berharap pada Hal yang Samar15 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Bahagia Sebesar Remah Roti14 Oct 2026, 22:22 WIB
[PUISI] Ketika Takdir Menghunuskan Lara14 Oct 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Jika Awan Sudi14 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Setelah Lelah, Apa yang Tersisa?14 Oct 2026, 17:57 WIB
[PUISI] Rumah Bernama Ibu 14 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Mengira Singgah sebagai Rumah14 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Sebelum Senja Benar-benar Pergi13 Oct 2026, 21:27 WIB
[PUISI] Debu Diatas Kelopak13 Oct 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Pesona Bentala Memahat Pemikat Nirwana13 Oct 2026, 10:07 WIB