Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Tidak Apa-Apa Menjadi Rapuh

[PUISI] Tidak Apa-Apa Menjadi Rapuh
ilustrasi seorang wanita menenangkan sahabtanya yang sedih (pexels.com/www.kaboompics.com)
Share Article

Dulu aku pikir kuat berarti
Tidak menangis dan tidak runtuh
Hingga akhirnya aku sadar
Bahkan langit pun sesekali badai

Aku terlalu lama memaksa diri
Menjadi versi yang selalu baik
Padahal hati ini diam-diam
Kelelahan memikul semuanya sendiri

Kini aku mulai membuka luka
Membiarkan udara masuk perlahan
Karena perasaan yang dipendam terus
Bisa berubah menjadi gelap

Dan jika hari ini aku rapuh
Mungkin itu bukan kegagalan
Melainkan tubuh dan jiwa
Yang sedang meminta dipeluk

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera

Related Articles

See More

[PUISI] Rantau di Dalam Diri

15 Jun 2026, 11:07 WIBFiction
[PUISI] Tuntutan Zaman

[PUISI] Tuntutan Zaman

14 Jun 2026, 23:48 WIBFiction
[PUISI] DIa yang menghatui

[PUISI] DIa yang menghatui

14 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Gigi Bungsu

[PUISI] Gigi Bungsu

14 Jun 2026, 20:27 WIBFiction
[PUISI] Sehelai Daun Maple

[PUISI] Sehelai Daun Maple

13 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Pahat

[PUISI] Pahat

13 Jun 2026, 05:04 WIBFiction