Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Utuh Setelah Retak

[PUISI] Utuh Setelah Retak
ilustrasi wanita bahagia (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Aku pernah pecah

Oleh kata-kata yang tak berniat tinggal

Oleh harapan yang jatuh sebelum sempat tumbuh

Retakku sunyi

Tak berisik

Namun cukup dalam untuk mengubah caraku percaya

Aku mengumpulkan diriku perlahan

Bukan untuk kembali seperti semula

Melainkan belajar menerima garis-garis luka

Sebagai peta pulang

Setiap retak mengajarkanku bertahan

Setiap sakit membentuk keberanian baru

Kini aku berdiri tanpa menyembunyikan celah

Sebab utuh bukan berarti tak pernah hancur

Melainkan berani hidup

Dengan bekas yang jujur

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Rumah Ternyaman

03 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sebongkah Es

[PUISI] Sebongkah Es

03 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lahan Basah

[PUISI] Lahan Basah

02 Apr 2026, 22:22 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Pagi

[PUISI] Rahasia Pagi

02 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Bahasa Air Mata

[PUISI] Bahasa Air Mata

01 Apr 2026, 21:22 WIBFiction
[PUISI] Reruntuhan Cahaya

[PUISI] Reruntuhan Cahaya

01 Apr 2026, 05:04 WIBFiction