Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Bius Standar Ganda

[PUISI] Bius Standar Ganda
ilustrasi bayangan pohon (pexels.com/Min An)

Kata-kata menjelma jarum sunyi
Meneteskan bius ke urat nurani
Kita terlelap, dalam pelukan ukuran tak pernah sama
Standar ganda itu, bak cermin retak di ruang sidang

Memantulkan wajah sebening embun
Sementara wajah dikeruhkan debu prasangka
Kau disebut tegas, kala benar
Kau dituding keras, kala menyampaikan fakta

Kau bercahaya, dikira bara yang membakar dunia
Ah, betapa manipulatif
Seperti bunglon di dahan kekuasaan
Benar menjadi lentur, salah selembut kapas

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Bius Standar Ganda

02 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Jiwa yang Lapuk

[PUISI] Jiwa yang Lapuk

02 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Hilang

[PUISI] Hilang

01 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kopi Tanpa Asap

[PUISI] Kopi Tanpa Asap

01 Mar 2026, 07:07 WIBFiction
[PUISI] Kepada Ibu

[PUISI] Kepada Ibu

28 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Untuk Anakku

[PUISI] Untuk Anakku

27 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Serambi Kosong

[PUISI] Serambi Kosong

26 Feb 2026, 14:47 WIBFiction
[PUISI] Merayakan Sepi

[PUISI] Merayakan Sepi

25 Feb 2026, 05:15 WIBFiction