Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[Puisi] Yang Tertinggal di Atas Meja
Unsplash.com/Basil James

Malam selalu tahu
ke mana gelap hendak berlabuh.
Lalu lahirlah setitik cahaya,
tanpa pernah diminta.

Tak menghitung siapa yang singgah,
tak menahan siapa yang berlalu.
Terus menyala,
sementara malam perlahan mengambil bagiannya.

Pagi membuka seluruh jendela.
Orang-orang menyambut terang,
lalu lupa
dari mana cahaya bermula.

Di atas meja,
kehangatan masih enggan pergi.
Barangkali,
tak setiap cahaya berakhir sebagai fajar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team