[CERPEN] Terkadang Kenyamanan Dapat Menjadi Sesuatu yang Dapat Direlakan
![[CERPEN] Terkadang Kenyamanan Dapat Menjadi Sesuatu yang Dapat Direlakan](https://image.idntimes.com/post/20170713/tumblr-njt478zt7q1s77h9wo4-1280-ad97131cf650e4b7c58bdda2d7fcdccc.jpg)
Setiap orang merupakan tokoh utama dihidupnya. Aku pun begitu, menjadi tokoh utama dihidupku sendiri.
Bagiku setiap orang memiliki seseorang yang ketika ia menggenggam tangannya akan terasa nyaman dan hangat. Seakan ketika genggaman itu terlepas, kau akan kehilangan sesuatu. Seseorang itu seakan selalu mengerti apa yang kau pikirkan dan kau risaukan tanpa kau mengatakannya. Dan kau akan berusaha menjadi dirimu sendiri yang lebih baik demi dirinya.
Kau dan seseorang itu akan mudah sekali untuk menertawakan sesuatu dan berbicara omong kosong tanpa henti dan tak kenal waktu. Dia akan selalu membuatmu nyaman setiap kali kau bersamanya. Akan tetapi kita tidak pernah tahu, ketika kita merasa nyaman apakah seseorang itu juga merasa nyaman. Hal itu akan selalu membuatmu bertanya-tanya ketika kau tak lagi bersamanya, dan membuatmu takut untuk tak lagi bersamanya.
Dalam hal tersebut, aku sebagai tokoh utama disitu memilih untuk pergi. Mungkin bisa disebut melarikan diri. Mungkin aku terlalu pengecut untuk menghadapi kenyamanan yang ada, aku terlalu takut untuk kehilangan kenyamanan itu. Aku terlalu takut, bahwa kenyamanan itu sangatlah dipaksakan sehingga aku memilih pergi dan merelakannya. Sesekali aku menyapanya dan menanyakan kabarnya. Mungkin aku terlihat bodoh ketika melakukan hal itu.Tapi tak apa, aku hanya ingin mengetahui keadaannya saja, tanpa ada maksud lain. Aku melihatnya sedang melakukan kesibukan seperti dahulu, ya, tak ada yang berubah, hanya aku tak lagi menjadi bagian dari kesibukannya.
Terkadang aku berpikir, aku telah salah mengambil langkah untuk pergi dari kehidupannya. Tetapi, aku tak menyesalinya. Aku tetap akan melakukan hal yang sama jika aku kembali ke masa lalu. Aku akan merelakannya, agar dia dapat mencari kenyamanannya sendiri. Tanpa perlu ada aku di sekitarnya. Dan aku juga akan berusaha mencari kenyamananku sendiri. Tanpa perlu ada genggaman tangannya.
![[PUISI] Berlimpah untuk Siapa?](https://image.idntimes.com/post/20260903/pexels-tomfisk-7518603_8344c575-1204-4e84-ab83-27b388f1a8dd.jpg)
![[PUISI] Rasa yang Kujaga Tanpa Diminta](https://image.idntimes.com/post/20260831/mantas-hesthaven-_g1wdckcv3w-unsplash_a2a813e7-5593-404d-9ceb-6668b3ac130a.jpg)
![[PUISI] Tubuh yang Tidak Boleh Rubuh](https://image.idntimes.com/post/20250609/pexels-tamar-willoughby-346256-951886.jpg)
![[PUISI] Bukan Rumah, Tapi Landasan Pacu](https://image.idntimes.com/post/20260828/pexels-tuan-vy-903011268-31060874_14c52a45-6537-4465-bf35-ce57071f170b.jpg)
![[PUISI] Tubuh yang Jiwanya Sudah Pergi](https://image.idntimes.com/post/20260829/mitchell-hollander-_zbxc8t-y1y-unsplash_9e07503c-d6f9-4486-ad9d-3cd5d3c7f2e1.jpg)
![[PUISI] Resah Jiwa yang Masih Sendiri](https://image.idntimes.com/post/20260902/pexels-mart-production-7699511_c1a9dff5-cb92-422e-9213-f4c6d43ff249.jpg)
![[PUISI] Harmoni Kedamaian](https://image.idntimes.com/post/20250923/pexels-ron-lach-8262597_b80e1d8e-c32c-478a-8329-56d9a2f89ede.jpg)
![[PUISI] Mungkin Hanya Serdadu](https://image.idntimes.com/post/20260904/free-photo-of-dramatic-portrait-of-woman-with-sword_91713604-6300-4d9c-9970-78c86950cbc4.jpeg)
![[PUISI] Mama, Kemana Aku Harus Melangkah?](https://image.idntimes.com/post/20260824/pexels-renjith-tomy-pkm-138432405-31046095_76d02d18-9590-46af-aa62-836dab52c5dd.jpg)
![[PUISI] Bercumbu dengan Bayang-bayang](https://image.idntimes.com/post/20260810/img_6529_39a12558-5251-4588-a49e-ef07461f0065.jpeg)
![[Puisi] Saat Daun Belajar Jatuh](https://image.idntimes.com/post/20260902/1000122939_7fcaf11e-54f0-497f-8521-25204f3ffd5a.jpg)
![[PUISI] Mari Bersantai Sejenak](https://image.idntimes.com/post/20240819/pexels-photo-370037-a7ef5d32a08a5f660773239674f96576.jpeg)
![[PUISI] Pertarungan Kehidupan](https://image.idntimes.com/post/20240812/free-photo-of-hitam-dan-putih-hitam-putih-hitam-putih-hitam-putih-c6cdc6cfcbd4d8029a05e025eea142cd-34173fa39e1ed7c5dcb5870b0b86fba0.jpeg)
![[PUISI] Jika Mesin Waktu Itu Ada](https://image.idntimes.com/post/20260825/pexels-matoga-20814488_3107268c-c13c-4c0e-952a-01ef09247a80.jpg)
![[PUISI] Tubuh yang Bukan Lagi Milikku](https://image.idntimes.com/post/20260829/gabrielle-wright-0aawfffnyyq-unsplash_3cef18bb-e937-46e0-b4ce-dbf410003699.jpg)
![[PUISI] Hamparan Dunia Abadi](https://image.idntimes.com/post/20260901/beans-4k-miwmfxesohe-unsplash_bbd585c7-f139-4b54-8076-d9b0c6af37da.jpg)
![[PUISI] Yang Tak Sempat Kucoba](https://image.idntimes.com/post/20260830/pexels-lethangmr-9209280_66a31fc3-1380-4973-9f09-e10b70785bc0.jpg)
![[PUISI] Kabut Asap dari Tanah yang Luka](https://image.idntimes.com/post/20260902/pexels-irrabagon-37036041_8012b3e9-aa95-44bd-8bec-98f8a9e165ee.jpg)
![[PUISI] Ringkih Tertatih](https://image.idntimes.com/post/20240518/man-1292269-1280-c979fdfe2d536eb93792c6e846f1ce41-7adea7fd3530e6216138576ff146aaca.jpg)
![[PUISI] Pulang Kepada Diriku yang Pernah Hilang](https://image.idntimes.com/post/20250429/unrecognizable-woman-walking-road-near-hills-cloudy-sky-657883-132-159d3fc451d391961a73204b1b20b3cd-9ecf8fafb9639ca9a22cde6c59af4938.jpg)