Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Makanan Indonesia yang Viral dan Populer di Malaysia

Makanan Indonesia yang Viral dan Populer di Malaysia
Potret sajian ayam di Ayam Gepuk Pak Gembus (instagram.com/ayamgepuk_pusat)

Hubungan serumpun antara Indonesia dan Malaysia tidak hanya terlihat pada lokasi geografis yang berdampingan, tetapi juga pada akulturasi kulinernya. Tak sedikit makanan di kedua negara ini memiliki kesamaan satu sama lain. Misanya seperti nasi lemak dengan nasi uduk, martabak manis dengan apam balik, karipap dengan pastel, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Faktor ini membuat selera lidah orang Indonesia dan Malaysia tidak jauh berbeda. Orang Malaysia mudah menerima makanan Indonesia, begitu pula sebaliknya. Kalau ada makanan yang viral di salah satu negara, tak perlu menunggu waktu lama untuk viral juga di negara lainnya. SEAblings banget, kan?

Selama beberapa tahun terakhir, tak sedikit makanan Indonesia yang viral di Malaysia, hingga digadang-gadang mengalahkan tren makanan lokalnya. Antrean makanan ini mengular di mana-mana, bahkan ada personal shopper atau jastiper yang rela terbang jauh dari Malaysia ke Jakarta untuk mendapatkannya.

Kira-kira apa saja makanan Indonesia yang viral di Malaysia, hingga menjadi primadona baru di sana? Yuk, simak daftarnya di bawah ini!

1. Ayam gepuk

Potret sajian ayam di Ayam Gepuk Pak Gembus
Potret sajian ayam di Ayam Gepuk Pak Gembus (instagram.com/ayamgepuk_pusat)

Beberapa waktu terakhir, ayam gepuk mendadak jadi trending topic di berbagai platform media sosial. Hal ini terjadi lantaran ada sebagian warganet Malaysia yang resah jika ayam gepuk semakin menggeser posisi makanan-makanan lokal, seperti nasi tomat, nasi minyak, dan nasi dagang.

Ayam gepuk masuk ke Negeri Jiran sejak 2017 saat waralaba Ayam Gepuk Pak Gembus pertama kali melakukan ekspansi ke sana, tepatnya di wilayah Gombak, Selangor. Perpaduan rasa yang enak, harga terjangkau, dan kekuatan sosial media membuat warga Malaysia berbondong-bondong mencicipi makanan ini.

Sekilas, tampilan ayamnya mirip dengan sajian ayam goreng khas Malaysia pada umumnya. Namun, saat menyantapnya, ada taste Indonesia yang sangat kentara dan dipertahankan, tanpa modifikasi atau dicampur dengan taste lokal. Hal inilah yang membuatnya "berbeza" bagi lidah orang Malaysia.

Selain itu, sambal ayam gepuk juga menjadi primadona tersendiri. Sambal yang terbuat dari campuran cabai segar dan kacang mede adalah hal baru di sana. Pembeli pun bisa menyesuaikan level pedasnya. Sebelum disajikan, ayamnya digepuk atau dipukul dengan ulekan, lalu sambal disajikan di atasnya dan terlihat sangat menggiurkan. Siapa yang tidak ngiler, sih?

Menurut data yang dilansir dari situs resminya, saat ini sudah ada 33 cabang Ayam Gepuk Pak Gembus di berbagai negeri di Semenanjung Malaysia (Malaysia bagian barat). Di antaranya seperti Kuala Lumpur, Selangor, Putrajaya, Negeri Sembilan, Kelantan, Pahang, hingga Terengganu. Gerai-gerainya tak pernah sepi, terutama saat Ramadan, karena orang-orang menjadikannya sebagai comfort food.

Popularitas Ayam Gepuk Pak Gembus pun menginspirasi banyak pengusaha kuliner lokal untuk membuat hidangan serupa dengan merek lain. Jadi, jangan heran kalau kamu bisa menemukan berbagai gerai ayam gepuk tetapi dengan nama lain, seperti Ayam Gepuk Kriuk Setiawanga dan Ayam Gepuk Top Global.

2. Chikuro

Potret menu Chiro di Chikuro
Potret menu Chiro di Chikuro (instagram.com/chikuro.id)

Chikuro menjadi fenomena baru dalam dunia kuliner Malaysia. Sejak awal 2026, brand kuliner asli Indonesia ini viral di berbagai platform media sosial. Orang-orang dari Negeri Jiran membagikan konten "berburu" dan menikmati Chikuro. Mereka rela datang jauh-jauh ke Jakarta atau kota-kota lain di Indonesia untuk menikmati camilan yang memiliki konsep long filled crispy chicken roll tersebut.

Bahkan, tak sedikit personal shopper atau jastiper yang membeli ratusan Chikuro dan membawanya langsung naik pesawat. Setibanya di Malaysia, masyarakat yang penasaran langsung menyerbunya dan camilan tersebut habis dalam waktu dua jam saja. Wow!

Viralnya Chikuro di Malaysia dilatarbelakangi banyak faktor. Pertama, konsep long filled crispy chicken roll belum ada di Malaysia, sehingga warganet penasaran dan ingin segera mencicipinya tanpa harus jauh-jauh pergi ke Indonesia.

Alasan lainnya, tekstur lapisan luar Chikuro sangat renyah, tetapi tetap lembut di dalam dan isian yang sangat creamy. Tekstur yang kontras ini memberikan pengalaman tersendiri dan bikin nagih. Isiannya pun beragam, seperti Royal Garlic Cream Cheese, Furuchizu Sauce, dan Kurimii Mentai. Sedangkan, taburannya berupa Signature Japanese Truffle, Sweet BBQ, Japanese Nori, dan Sour Cream Onion.

Faktor lain yang tak kalah berpengaruh adalah algoritma media sosial, khususnya TikTok dan Instagram. Banyak influencer makanan dan pembuat konten kuliner di Malaysia yang membuat video ASMR (Autonomous Sensory Meridian Response) saat menyantap Chikuro. Suara renyah beradu dengan creamy-nya isian memantik rasa penasaran di kalangan penonton, hingga akhirnya ingin mencicipinya.

Dari segi harga, Chikuro yang dijual jastiper Malaysia ini berkisar RM18-RM20 atau sekitar Rp79 ribu-Rp88 ribu per buahnya. Sementara itu, harga aslinya di Indonesia mulai dari Rp29.500-Rp37.000. Bagi orang Malaysia, harga tersebut tentu sangat terjangkau, mengingat mereka tak perlu jauh-jauh terbang ke Jakarta atau kota lain di Indonesia untuk mencicipi Chikuro.

3. RM Pagi Sore

Potret masakan padang
Potret masakan padang (pexels.com/Noval Gani)

Masakan khas Padang sebenarnya bukan hal baru bagi lidah orang Malaysia. Di kota-kota besar seperti Kuala Lumpur dan Petaling Jaya, RM Padang bisa dijumpai dengan mudah. Para pemilik hingga karyawannya pun kebanyakan orang-orang Minang atau keturunannya yang sudah menetap lama di Negeri Jiran.

Meski demikian, wisatawan Malaysia tak pernah melewatkan kesempatan untuk mencicipi masakan Padang secara langsung di Indonesia, terutama di Jakarta. Dari sekian banyak RM Padang, RM Pagi Sore menjadi tempat yang paling disukai mereka dan masuk ke dalam "template itinerary turis Malaysia di Indonesia" (istilah yang populer di kalangan warganet Malaysia).

Saking sukanya, mereka biasanya langsung ke RM Pagi Sore Pantai Indah Kapuk (PIK) begitu landing di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Jarak kedua tempat tersebut tidak terlalu jauh, apalagi bisa sekalian belanja baju dan parfum di By The Sea Shopping District, PIK.

Umumnya, mereka akan menikmati ayam pop, rendang, gulai tunjang, jangek siram, udang tofu, dan masih banyak lagi yang lainnya. Rasa yang nendang dan konsisten menjadi alasan yang tak bisa dimungkiri mengapa RM Pagi Sore begitu digandrungi oleh banyak orang, terutama orang-orang Malaysia. So, jangan heran kalau kamu sering bertemu dengan orang Malaysia saat makan di RM Pagi Sore.

Nah, itu dia tiga makanan atau tempat makan Indonesia yang viral di Malaysia. Sebagai SEAblings dan saudara serumpun, taste masayarakat di dua negata tersebut memang tidak jauh berbeda dan mudah menerima satu sama lain. Dari daftar makanan di atas, kamu pernah mencicipi makanan yang mana saja, nih?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dewi Suci Rahayu
EditorDewi Suci Rahayu
Follow Us

Related Articles

See More

5 Tips Bikin Pepes Ikan Mas Duri Lunak, Lembut dan Tidak Amis

29 Apr 2026, 10:18 WIBFood