5 Hidangan Nasi Meksiko Paling Populer, Favorit Masyarakat Lokal!

Kuliner Meksiko yang terkenal sebagian besar berbahan jagung seperti tortilla, elote, tamales, hingga pozole. Adanya latar belakang sejarah yang berkaitan erat dengan Spanyol membuat hidangan di negara tersebut semakin bervariasi. Mereka juga mengonsumsi nasi yang biasanya dibumbui, sehingga warnanya beragam sesuai dengan bahan yang ditambahkan.
Berbeda dari sejumlah negara Asia yang menjadikan nasi untuk makanan pokok, masyarakat Meksiko menyajikannya sebagai pendamping dengan sebutan arroz. Biasanya, makanan tersebut dihidangkan bersama menu utama seperti taco, picadillo, aneka kacang-kacangan, dan masih banyak lagi. Agar gak makin penasaran, berikut ini beberapa hidangan nasi Meksiko yang paling populer versi Taste Atlas.
1. Arroz con huevo

Sederhananya arroz con huevo adalah nasi yang disajikan dengan telur ceplok. Bumbunya lebih sederhana dibanding jenis hidangan nasi Meksiko lainnya. Biasanya menambahkan bawang bombai, paprika hijau, bawang putih, tomat, dan saus cabai.
Namun, ada pula yang cukup menyajikan nasi putih dengan telur goreng di atasnya. Tampilan tersebut membuatnya dijuluki lazy lunch di Amerika Latin. Seringkali disajikan sebagai menu sarapan Meksiko yang praktis dan mengenyangkan.
2. Arroz rojo

Arroz rojo merupakan nasi yang kaya rasa dengan warna merah dari tomat. Beras disangrai, kemudian dimasak dalam saus campuran dan sebagian menambahkan kaldu ayam, cabai serrano, kacang polong, dan wortel. Kerap kali disajikan sebagai makanan pendamping berbagai hidangan daging dan seafood.
Kamu perlu tahu bahwa padi bukanlah tanaman asli Meksiko, tetapi dibawa oleh Spanyol saat melakukan invasi sekitar tahun 1500-an. Jadi, gak perlu bingung jika ada yang menyebut arroz rojo dengan sebutan nasi Spanyol atau Mexican rice. Keduanya merujuk pada hidangan yang sama, nasi berwarna kemerahan dengan bumbu dasar saus tomat.
Secara harfiah jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, Mexican rice berarti nasi Meksiko. Namun, di dunia kuliner lebih spesifik merujuk pada arroz rojo atau Mexican red rice. Kalau kamu ingin menikmati variasi nasi lainnya, maka perhatikan dengan saksama, misalnya Mexican white rice (arroz blanco atau arroz primavera) dan yellow Mexican rice (arroz amarillo).
3. Arroz con camarones

Buat penggemar seafood patut mencicipi arroz con camarones yang berupa nasi dimasak dengan udang. Sepintas warnanya seperti arroz rojo karena menggunakan saus tomat sebagai salah satu bahannya. Adanya tambahan udang dan kaldu ayam akan membuatnya kaya rasa.
Sama seperti jenis nasi Meksiko lainnya, hidangan ini juga sering ditambahkan sayuran seperti wortel, bawang bombai putih, cabai jalapeno atau serrano. Orang Meksiko sering menambahkan beberapa jenis cabai bukan untuk memberikan rasa pedas, tetapi memperkaya rasa. Kemudian, disajikan dengan kacang pinto yang telah direbus dan irisan lemon.
4. Arroz a la tumbada

Arroz a la tumbada berasal dari Veracruz, salah satu daerah pesisir bagian timur yang menghadap Teluk Meksiko. Sebagai salah satu kota pelabuhan, maka hidangan laut menjadi kuliner yang patut dicicipi. Nasi dimasak bersama ikan fillet, udang, gurita, kepiting, dan kerang.
Bumbu dan cara membuat arroz a la tumbada sedikit berbeda dari nasi Meksiko lainnya. Hidangan ini dibuat dengan menambahkan kaldu ikan dan mentega. Secara tradisional dimasak dalam panci tanah liat tebal dengan sebutan cazuela, serta sedikit berkuah dibanding arroz umumnya yang pera.
5. Arroz con lima

Kalau Indonesia punya nasi daun jeruk yang beraroma harum segar, di Meksiko ada arroz con lima. Bahan aromatiknya bukan dari daun, melainkan air perasan lemon dan parutan kulit lemon. Agar lebih gurih ditambahkan bawang putih, kemudian ditaburi daun ketumbar sebelum dihidangkan.
Jika kamu menyukai aroma segar yang lebih kuat, bisa mengganti lemon dengan jeruk nipis. Sebagian orang sering menambahkan garam dan jintan untuk menambah rasa. Hidangan nasi ini paling cocok disantap dengan daging ayam panggang.
Nah, hidangan nasi Meksiko tersebut biasanya disajikan dengan porsi lebih sedikit sebagai makanan pendamping. Sudah menjadi hal lumrah nasi dalam satu piring dengan fajita, enchilada, taco, kacang pinto, atau daging panggang yang porsinya lebih banyak. Apakah kamu pernah mencicipi salah satunya?


















