Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Jenis Rempah yang Paling Ampuh Menghilangkan Bau Amis Daging

5 Jenis Rempah yang Paling Ampuh Menghilangkan Bau Amis Daging
ilustrasi olahan daging (freepik.com/pressfoto)
Share Article

Bau amis pada daging sering membuat aroma masakan terasa kurang sedap meskipun bumbunya sudah banyak digunakan. Aroma tersebut biasanya muncul dari sisa darah, lemak, atau proses penyimpanan daging yang kurang baik sebelum dimasak. Karena itu, penggunaan rempah menjadi langkah penting agar aroma daging terasa lebih segar dan hasil masakan semakin menggugah selera.

Setiap rempah memiliki karakter aroma yang berbeda sehingga pengaruhnya terhadap masakan juga tidak sama. Ada rempah yang memberi sensasi hangat, ada pula yang menghadirkan aroma segar untuk menutupi bau tajam dari daging. Berikut ini beberapa rempah mampu membuat masakan terasa lebih harum tanpa menghilangkan cita rasa asli daging.

1. Jahe

ilustrasi jahe
ilustrasi jahe (unsplash.com/sentot setyasiswanto)

Jahe menjadi salah satu rempah yang paling sering digunakan untuk mengurangi aroma amis pada daging sapi, kambing, maupun ayam. Aroma hangat dari jahe membantu menyamarkan bau tajam yang muncul dari lemak dan serat daging saat dimasak. Saat direbus bersama daging, jahe juga membuat kuah terasa lebih segar dan tidak terlalu berat di hidung.

Sebelum dimasak, jahe bisa digeprek lalu dicampurkan ke dalam marinasi agar aromanya lebih keluar. Irisan jahe yang dimasak bersama tumisan bumbu juga memberi rasa hangat yang lebih dalam pada masakan berkuah. Penggunaan jahe terasa cocok untuk sop, gulai, tongseng, hingga olahan daging panggang.

2. Serai

ilustrasi serai
ilustrasi serai (freepik.com/jcomp)

Serai memiliki aroma segar yang kuat sehingga sering digunakan untuk mengurangi bau amis pada masakan berbahan daging. Saat batang serai digeprek lalu dimasukkan ke dalam kuah panas, aroma segarnya perlahan menyebar dan membuat masakan terasa lebih harum. Rempah ini juga membantu mengurangi aroma prengus pada daging kambing.

Serai cocok dipadukan dengan santan maupun kuah bening karena aromanya tetap terasa lembut saat dimasak lama. Bagian batang yang lebih muda biasanya menghasilkan aroma yang lebih segar dan tidak terlalu keras. Dengan tambahan serai, masakan terasa lebih wangi sejak pertama kali dihidangkan.

3. Daun jeruk

ilustrasi daun jeruk
ilustrasi daun jeruk (freepik.com/jcomp)

Daun jeruk memberi aroma citrus yang segar dan sangat efektif untuk mengurangi bau tajam pada daging. Saat diremas sedikit sebelum dimasukkan ke dalam masakan, minyak alami pada permukaannya akan keluar dan membuat aroma kuah menjadi lebih harum. Kombinasi aroma segar dan sedikit pahit dari daun jeruk membuat rasa masakan terasa lebih seimbang.

Rempah ini sering digunakan dalam rendang, gulai, sate, hingga tumisan daging berbumbu pedas. Daun jeruk membantu mengurangi rasa enek pada masakan yang mengandung cukup banyak lemak. Aroma segarnya juga membuat hidangan terasa lebih ringan saat disantap.

4. Ketumbar

ilustrasi ketumbar
ilustrasi ketumbar (unsplash.com/Mockupo)

Ketumbar memiliki aroma khas yang cukup kuat dan sering digunakan sebagai bumbu marinasi daging. Saat dihaluskan lalu dicampur bersama bawang putih dan garam, rempah ini membantu mengurangi aroma amis sekaligus membuat rasa daging lebih gurih. Ketumbar juga memberi lapisan rasa hangat yang terasa lebih dalam setelah dimasak.

Daging yang dimarinasi menggunakan ketumbar biasanya memiliki aroma yang lebih sedap saat digoreng atau dipanggang. Bubuk ketumbar juga lebih mudah meresap ke dalam serat daging jika didiamkan beberapa saat sebelum dimasak. Hasil akhirnya membuat masakan terasa lebih harum dan kaya rasa.

5. Kayu manis

ilustrasi kayu manis
ilustrasi kayu manis (unsplash.com/Magda Kmiecik)

Kayu manis sering digunakan untuk olahan daging berkuah karena aromanya mampu menutupi bau tajam dengan sangat baik. Saat direbus bersama daging, rempah ini menghasilkan aroma hangat yang membuat masakan terasa lebih kaya dan menggoda selera. Kuah masakan juga terasa lebih dalam karena ada sentuhan rempah yang khas.

Penggunaan kayu manis cocok untuk semur, kari, atau olahan daging berbumbu pekat lainnya. Jumlahnya tidak perlu terlalu banyak karena aromanya cukup kuat dan mudah mendominasi rasa. Dengan perpaduan yang pas, masakan daging terasa lebih harum dan nyaman dinikmati.

Rempah-rempah memiliki peran penting dalam membuat aroma masakan daging terasa lebih sedap dan segar. Penggunaan rempah yang sesuai membantu mengurangi bau amis tanpa menghilangkan karakter asli dari daging itu sendiri. Dengan kombinasi bumbu yang pas dan proses memasak yang benar, hidangan daging akan terasa lebih harum, nikmat, dan menggugah selera.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum

Related Articles

See More

Resep Sardinian Gnocchetti, Pasta Italia dengan Tekstur Kenyal

26 Mei 2026, 12:58 WIBFood