Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Menu Lebaran untuk Orang Diet, Jaga Berat Badan Tetap Stabil

5 Menu Lebaran untuk Orang Diet, Jaga Berat Badan Tetap Stabil
ilustrasi hidangan Lebaran (unsplash.com/Curated Lifestyle)
Intinya Sih
  • Artikel membahas cara menikmati hidangan Lebaran tanpa khawatir berat badan naik dengan memilih menu rendah lemak dan kalori.
  • Beberapa menu tradisional seperti rendang dan opor bisa dimodifikasi tanpa santan menggunakan bahan alternatif seperti susu evaporasi, krimer nabati, atau yogurt.
  • Pilihan sehat lainnya termasuk ketupat berindeks glikemik rendah, sup ayam tanpa santan, serta pepes ikan yang tinggi protein namun rendah kalori.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Lebaran identik dengan momen silaturahmi antar kerabat dekat. Momen tersebut semakin lengkap dengan deretan hidangan lezat di meja makan. Sayangnya, menu khas hari raya seperti opor dan rendang, tinggi tinggi akan lemak jenuh, santan, dan gula.

Buat kamu yang sedang diet pastinya menu tersebut sangat dihindari. Namun, menu lezat Lebaran ternyata bisa sedikit dimodifikasi agar lebih sehat dan cocok untuk orang yang sedang diet. Berikut menu Lebaran buat kamu yang sedang diet!

Table of Content

1. Ketupat

1. Ketupat

ketupat
ketupat (commons.wikimedia.org/Meutia Chaerani)

Menu wajib yang gak boleh absen saat Lebaran adalah ketupat. Nasi putih yang dibungkus anyaman daun kelapa ini biasanya dihidangkan bersama dengan rendang dan opor ayam. Meski terbuat dari beras putih, ketupat lebih cocok untuk diet daripada nasi putih, lho.

Sebab, indeks glikemik (IG) pada ketupat lebih rendah daripada nasi putih. Selain itu, kandungan kalorinya juga lebih rendah, yaitu 150 kalori per 100 gram. Oleh sebab itu, ketupat cocok buat kamu yang sedang menjalani diet rendah lemak.

2. Rendang daging tanpa santan

ilustrasi rendang
ilustrasi rendang (pixabay.com/tifanitopan)

Siapa bilang rendang harus selalu berenang dalam santan kental? Kini, resep rendang sudah banyak dikembangkan sehingga kamu bisa membuatnya tanpa santan. Meskipun begitu, modifikasi resep tidak mengurangi cita rasa dan tetap gurih serta lezat.

Sebagian besar hidangan rendang mengandung sekitar 400 kalori per porsi. Namun, kalau tanpa santan kalori berubah menjadi lebih rendah sekitar 120 kkal per porsi. Santan bisa diganti dengan beberapa bahan yang lebih sehat, seperti susu evaporasi, susu kedelai, krim nabati, hingga FiberCreme.

3. Opor ayam tanpa santan

ilustrasi opor ayam
ilustrasi opor ayam (unsplash.com/Abdul Raheem)

Selain rendang, opor ayam juga salah satu hidangan Lebaran yang diolah dengan santan. Sayangnya karena kandungan kalori dan lemak jenuh yang tinggi, opor ayam dihindari saat diet. Gak perlu khawatir, orang diet ternyata tetap bisa mengonsumsi opor ayam, lho.

Untuk santan, kamu bisa ganti dengan susu evaporasi, krimer, atau susu almond agar rasanya tetap gurih. Kemiri, kacang, krim rendah lemak, dan yogurt juga bisa menggantikan santan. Dengan mengganti santan dengan pilihan-pilihan tersebut, kamu bisa merasakan kehangatan kuah opor di hari Idul Fitri tanpa perlu khawatir bertambahnya berat badan.

4. Sup ayam

ilustrasi sup ayam
ilustrasi sup ayam (unsplash.com/Getty Images)

Sup ayam bisa jadi hidangan pengganti kalau kamu sedang menghindari opor ayam dengan santan. Hidangan ini sangat sehat karena tidak menggunakan santan sama sekali. Biasanya sup ayam dimasak dengan kaldu ayam, daging, wortel, sayuran hijau, bawang putih, bawang merah, dan seledri.

Sayuran yang mengandung serat membuat kenyang lebih lama. Pastikan untuk tidak menggunakan garam dan penyedap rasa secara berlebihan. Sebagai gantinya kamu bisa mengandalkan kaldu alami dari tulang ayam untuk rasa yang lebih gurih dan sehat.

5. Pepes ikan

ilustrasi pepes ikan
ilustrasi pepes ikan (unsplash.com/Design4business)

Untuk variasi protein, kamu bisa menambahkan pepes ikan ke dalam daftar hidangan Lebaran. Hidangan khas Indonesia ini dibuat dengan membungkus ikan dengan daun pisang. Sebelum dikukus, ikan akan diberi bumbu rempah dari bawang merah, bawang putih, cabai merah, kemiri, jahe, kunyit, dan serai.

Mengandung kalori yang lebih rendah dibandingkan daging merah atau ayam yang berkuah santan kental. Karena tidak menggunakan minyak, pepes ikan sangat direkomendasikan. Kamu bisa menggunakan jenis ikan apa saja, mulai dari ikan mas, kembung, nila, hingga patin.

Menjaga berat badan saat Lebaran bukan tentang menahan lapar, melainkan tentang makanan apa yang masuk ke dalam tubuh. Dengan mengganti bahan dan menu yang lebih sehat, program diet bisa tetap berjalan di momen Lebaran. Kamu sendiri, apakah sudah menentukan hidangan Lebaran?

FAQ Seputar Menu Lebaran untuk Orang Diet

Menu Lebaran apa yang cocok untuk orang diet?

Beberapa pilihan yang cocok untuk orang diet adalah ketupat, rendang daging tanpa santan, opor ayam tanpa santan, sup ayam, dan pepes ikan. Menu-menu ini terasa lebih aman karena bisa dimodifikasi agar lebih rendah lemak dan tidak terlalu berat saat disantap.

Apakah ketupat lebih aman untuk diet dibanding nasi putih?

Ketupat bisa jadi pilihan yang lebih ramah untuk diet karena disebut punya indeks glikemik lebih rendah dibanding nasi putih. Selain itu, kalorinya juga disebut sekitar 150 kalori per 100 gram, jadi masih bisa masuk ke menu Lebaran selama porsinya tetap dijaga.

Bisakah rendang dan opor tetap dimakan saat diet?

Bisa, asalkan dibuat dengan versi yang lebih ringan, misalnya tanpa santan. Santan bisa diganti dengan bahan lain seperti susu evaporasi, susu kedelai, susu almond, krim rendah lemak, yogurt, atau FiberCreme, supaya rasa gurihnya tetap ada tanpa membuat hidangannya terlalu berat.

Lauk Lebaran apa yang lebih sehat untuk menjaga berat badan tetap stabil?

Sup ayam dan pepes ikan bisa jadi pilihan yang lebih sehat. Sup ayam tidak memakai santan dan bisa dibuat dengan banyak sayuran, sementara pepes ikan cenderung lebih ringan karena tidak menggunakan minyak dan tetap kaya bumbu rempah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
Eddy Rusmanto
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Food

See More