Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Berapa Lama Buah Bertahan setelah Dipotong?

Berapa Lama Buah Bertahan setelah Dipotong?
ilustrasi buah naga (pexels.com/Md. Momtaz Ali)

Buat kamu yang hobi food prep atau suka stok camilan sehat, pasti pernah kepikiran sebetulnya berapa lama sih buah bisa bertahan setelah kita potong-potong? Memang paling enak itu makan buah yang segar baru dikupas, tapi kadang kesibukan bikin kita harus menyiapkannya jauh-jauh hari.

Sayangnya, buah yang sudah terbuka dari kulitnya bakal lebih cepat mengalami oksidasi dan terkontaminasi bakteri. Agar kamu gak bingung lagi dan gak buang-buang makanan, yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

1. Batas waktu kesegaran buah di dalam kulkas

ilustrasi buah di dalam kulkas
ilustrasi buah di dalam kulkas (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Secara umum, buah yang sudah dipotong bakal bertahan segar selama 1 hingga 2 hari (24-48 jam) saja di dalam kulkas. Ini adalah "masa emas" di mana rasa buah masih manis dan teksturnya masih renyah. Kalau kamu menyimpannya lebih dari itu, biasanya buah bakal mulai mengeluarkan air atau teksturnya jadi lembek.

Beberapa jenis buah yang lebih padat seperti melon atau nanas mungkin bisa bertahan sedikit lebih lama, sekitar 3 hingga 5 hari. Namun, kamu harus ingat bahwa semakin lama disimpan, kadar nutrisi dan vitamin di dalamnya bakal terus menurun. Jadi, meskipun penampakannya masih oke di hari kelima, manfaat yang kamu dapatkan gak akan semaksimal saat hari pertama.

2. Risiko menyimpan buah potong di suhu ruang

ilustrasi buah-buahan
ilustrasi buah-buahan (pexels.com/Jair Cipriano)

Kalau kamu tipe orang yang suka membiarkan buah potong tergeletak di atas meja makan tanpa masuk kulkas, sebaiknya segera ubah kebiasaan itu. Tanpa bantuan suhu dingin kulkas, buah potong sebaiknya dihabiskan dalam beberapa jam saja.

Suhu ruangan adalah tempat favorit bagi bakteri untuk berkembang biak, apalagi kalau udaranya lembap. Selain itu, proses oksidasi (yang bikin buah berubah warna jadi kecokelatan) bakal berjalan jauh lebih cepat. Buah seperti apel atau pisang bisa berubah warna dalam hitungan menit kalau terkena udara bebas. Jadi, kalau gak ada rencana buat langsung dimakan, jangan dibiarkan di luar terlalu lama ya.

3. Cara menyimpan buah agar tidak cepat layu

ilustrasi buah naga
ilustrasi buah naga (pexels.com/Any Lane)

Kunci utama biar buah potong kamu tetap segar selama 48 jam adalah cara penyimpanannya. Kamu wajib menggunakan wadah kedap udara. Pastikan wadah tersebut tertutup rapat supaya aroma buah tidak bercampur dengan aroma makanan lain di kulkas (kayak sambal atau bawang) dan untuk mencegah penguapan air yang bikin buah jadi kering.

Selain itu, pastikan buah dalam keadaan bersih sebelum dipotong. Gunakan pisau dan talenan yang bersih juga supaya tidak ada kuman yang menempel. Untuk buah yang gampang kecokelatan seperti apel, kamu bisa memberikan sedikit perasan jeruk nipis atau lemon di permukaannya untuk menghambat proses oksidasi. Cara ini terbukti ampuh bikin tampilan buah tetap cantik meski sudah disimpan seharian.

4. Tanda-tanda buah potong sudah tidak layak konsumsi

ilustrasi buah
ilustrasi buah (pexels.com/Julia Zolotova)

Kadang kita lupa sudah berapa lama menyimpan buah di pojokan kulkas. Sebelum dimakan, kamu harus jeli melihat tanda-tandanya. Tanda pertama adalah perubahan bau. Kalau aromanya sudah mulai asam atau mirip fermentasi (seperti alkohol), itu tandanya buah sudah basi.

Kedua, perhatikan teksturnya. Buah yang sudah lewat masanya biasanya bakal jadi sangat lembek atau berlendir. Kalau kamu melihat ada bercak hitam atau jamur yang mulai tumbuh, jangan dipotong bagian jamurnya saja lalu dimakan sisanya, ya! Sebaiknya langsung dibuang semuanya karena spora jamur bisa saja sudah menyebar ke seluruh bagian buah meski tidak kasat mata. Kesehatan perut kamu jauh lebih penting daripada rasa sayang membuang sepotong buah.

Nah, sekarang kamu sudah tahu kan kalau buah potong itu punya "umur" yang cukup singkat? Usahakan untuk selalu memotong buah secukupnya saja sesuai porsi makanmu. Dengan penyimpanan yang benar, kamu tetap bisa menikmati camilan sehat yang segar dan kaya nutrisi setiap hari tanpa rasa khawatir. Yuk, mulai lebih peduli dengan cara simpan makanan di rumah!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Related Articles

See More

Resep Sushi Burrito, Ide Menu Diet Sehat yang Sat-Set

04 Mei 2026, 13:20 WIBFood