Daging dalam steakhouse burger seringkali hanya dibumbui dengan garam dan merica untuk memastikan rasa aslinya tetap dominan. Tidak hanya itu, burger steakhouse biasanya berukuran lebih besar. Yuk, simak cara pembuatannya!
Resep Steakhouse Burger, Dagingnya Tebal dan Kejunya Lumer!

- Steakhouse burger dikenal dengan daging tebal, juicy, dan rasa kuat karena fokus pada kualitas bahan serta teknik memasak sederhana menggunakan garam dan merica.
- Proses pembuatan meliputi pembentukan patty dari campuran daging chuck dan brisket, pemanggangan bertahap hingga keju meleleh, serta penyusunan dengan saus spesial dan sayuran segar.
- Tips penting mencakup pemilihan daging berlemak 20%, tidak terlalu mengaduk adonan agar tetap empuk, serta membuat patty sedikit lebih besar karena akan menyusut saat dimasak.
Pernahkah kamu mencicipi steakhouse burger? Burger ini lebih tebal, lebih juicy, dan dengan rasa yang lebih kuat. Tidak seperti burger makanan cepat saji, burger steakhouse lebih fokus pada kualitas daging dan teknik memasak.
Bahan Membuat Steakhouse Burger

700 gr daging sapi giling kasar, campuran daging chuck dan brisket, 50:50, rasio daging-lemak 80:20
150 gr mayones
2 sdm saus tomat
1 sdm mustard kuning
2 sdt kecap inggris
1 sdm acar, potong dadu kecil
Garam laut, secukupnya, bisa diganti dengan garam biasa
1 bawang merah
1 sdm minyak zaitun atau minyak netral
8 lembar keju swiss, bisa diganti dengan keju cheddar
4 roti burger wijen, belah dua
Mentega, secukupnya
2 tomat ukuran sedang, 1 kepala selada ukuran kecil, dan acar untuk hiasan
Cara Membuat Steakhouse Burger

Bagi daging menjadi 4 bagian yang sama dan bentuk menjadi bola-bola. Tekan dengan cetakan, sekitar 10–12 cm, dan pipihkan hingga ketebalannya merata. Pastikan tidak ada gelembung udara.
Kamu dapat membantu memipihkannya dengan sendok atau spatula. Beratnya sekitar 180 gr per patty.
Letakkan di atas loyang yang dilapisi kertas roti, lepaskan cetakan, dan ulangi hingga selesai. Dinginkan patty di lemari es agar mengeras sementara kamu melakukan langkah lain.
Campurkan mayones, saus tomat, mustard, kecap inggris, dan acar dalam mangkuk. Aduk hingga tercampur rata, dan sesuaikan bumbu.
Iris tomat dan sisihkan. Iris juga bawang merah sangat tipis, pisahkan cincinnya, dan bilas di bawah air dingin selama sekitar 30 detik untuk mengurangi rasa pedasnya. Tiriskan dan sisihkan.
Panaskan wajan tebal, atau cast iron jika ada, di atas api sedang-kecil. Bumbui satu sisi patty dengan garam.
Tuang minyak dan naikkan api menjadi sedang-tinggi. Masukkan patty dengan sisi yang sudah digaram menghadap ke bawah. Masak selama sekitar 90 detik hingga terbentuk lapisan luar. Bumbui sisi atasnya.
Balik dan masak selama satu menit lagi untuk membuat lapisan luar di sisi lainnya.
Balik lagi, kecilkan api menjadi sedang, dan masak selama 30-45 detik. Balik lagi, letakkan dua iris keju di setiap patty dan biarkan meleleh. Matikan api setelah keju meleleh, lalu angkat dari kompor dan biarkan sebentar.
Panaskan wajan, olesi bagian dalam roti dengan mentega, dan panggang hingga berwarna cokelat keemasan.
Oleskan saus burger di bagian bawah dan atas roti. Susun selada, lalu patty. Tambahkan sekitar 3 iris tomat dan sejumput garam. Tambahkan bawang bombai dan acar, lalu tutup bagian atas roti.
Siap disantap.
Tips Membuat Steakhouse Burger

Jangan memilih daging secara sembarangan. Idealnya, gunakan campuran daging chuck dan brisket dengan sekitar 20% lemak untuk mendapatkan kekenyalan maksimal.
Jangan terlalu banyak mengaduk daging. Terlalu banyak mengaduk justru akan membuat patty menjadi keras. Cukup bentuk saja.
Buat patty sedikit lebih besar. Patty akan menyusut saat dimasak. Jadi lebih baik mempersiapkan lebih dari cukup.
Saat menggigitnya, kamu akan langsung merasakan kombinasi sempurna antara daging tebal dan keju leleh. Ingin menyajikannya ala restoran dengan kentang goreng dan saus ekstra? Silakan!


















