5 Perbedaan Espresso vs Lungo, Pencinta Kopi Wajib Tahu!

Buat kamu yang sering nongkrong di coffe shop, pasti pernah binggung bedain espresso dan lungo. Meskipun sama-sama berbasis espresso, dua minuman ini punya karakter yang beda banget, lho! Banyak yang mengira lungo itu cuma espresso yang ditambah air, padahal gak sesimpel itu.
Sebelum kamu bingung di depan barista, mending cari tahu dulu bedanya espresso dan lungo. Buat kamu yang suka eksplorasi rasa kopi, detail kecil seperti ini penting banget untuk diperhatikan. Yuk langsung simak agar kamu makin yakin pilih menu kesukaanmu.
1. Volume minuman

Espresso dikenal sebagai minuman kopi berukuran kecil dengan volume sekitar 25-30ml. Sementara itu, lungo punya volume lebih besar yaitu sekitar 50-60ml. Perbedaan ini terjadi karena jumlah air yang digunakan saat ekstraksi tidak sama.
Espresso memakai air lebih sedikit sehingga hasilnya lebih pekat. Lungo menambahkan lebih banyak air sehingga hasilnya lebih cair dan ringan. Jadi kalau kamu mau porsi kopi yang lebih banyak, lungo bisa jadi pilihan.
2. Waktu dan durasi ekstraksi

Espresso diekstraksi sekitar 25-30 detik yang membuat rasanya lebih terkonsentrasi. Lungo justru membutuhkan waktu sedikit lebih lama, bisa sampai 45-60 detik. Karena diekstraksi lebih lama, lebih banyak zat dan aroma kopi yang larut ke dalam minuman. Perbedaan inilah yang membuat lungo punya ciri khas tersendiri dibanding espresso.
Durasi yang panjang juga membuat rasa pahit lebih mudah muncul. Semakin lama prosesnya, makin banyak lapisan rasa yang tercipta.
3. Intensitas rasa

Espresso punya rasa yang kuat, kaya, dan tebal di mulut. Kesan di mulutnya terasa lebih tebal karena konsentrasi kopinya tinggi. Berbeda dengan lungo yang terasa lebih ringan dan gak terlalu intens.
Tapi jangan kaget kalau pahitnya malah lebih menonjol di lungo. Ini terjadi karena ekstraksi panjang menarik senyawa pahit lebih banyak. Jadi jangan heran kalau lungo terasa lebih “tajam” di akhir.
4. Kandungan kafein

Meski espresso terasa lebih kuat, bukan berarti kafeinnya paling tinggi. Lungo sering kali memiliki kafein sedikit lebih banyak karena ekstraksinya lebih lama. Air yang lebih banyak membantu menarik lebih banyak kafein dari bubuk kopi.
Perbedaannya memang ada, tapi gak sampai drastis banget. Kalau kamu termasuk yang gampang deg-degan karena kafein, mungkin baru kerasa bedanya. Tapi selama diminum secukupnya, dua-duanya tetap aman dan nyaman dinikmati.
5. Pengalaman minum dan cara penyajian

Buat yang cari kopi dengan efek cepat dan rasa pekat, espresso jelas jadi juaranya. Menu-menu klasik seperti latte hingga cappuccino pun biasanya bermula dari espresso. Sedangkan lungo lebih cocok untuk pecinta kopi yang ingin minuman hitam tanpa rasa sekuat espresso.
Karakter lungo yang lebih cair membuatnya enak dinikmati perlahan. Keduanya punya vibe yang berbeda tergantung preferensi masing-masing. Pada akhirnya, pilihan ini balik lagi ke selera kamu saat ngopi.
Sekarang kamu nggak bakal bingung lagi bedain espresso dan lungo pas lihat menu di kedai kopi. Dua-duanya punya karakter unik yang bisa kamu pilih sesuai mood dan selera. Jadi, next time ngopi, kamu sudah tahu mana yang paling cocok buat nemenin aktivitasmu!



















