5 Trik Bikin Minyak Bawang Homemade, Tahan Lama dan Wanginya Menggugah Selera

Minyak bawang homemade bisa jadi andalan dapur tanpa perlu teknik rumit. Aroma gurihnya sukses bikin masakan terasa lebih menggoda. Sayang, kalau salah cara, minyak bawang justru cepat tengik dan meninggalkan rasa pahit.
Padahal, dengan trik yang tepat, minyak bawang bisa tahan lama dan tetap sedap. Mulai dari pemilihan bahan sampai cara mengolahnya, semuanya punya peran penting. Nah, agar gak salah langkah, simak lima trik bikin minyak bawang homemade berikut ini!
1. Pilih bawang yang segar dan tidak bertunas

Mutu minyak bawang sangat bergantung pada kondisi bawang yang digunakan. Pilih bawang dengan tekstur keras dan kulit kering agar aromanya maksimal. Bawang bertunas sebaiknya tidak dipakai karena rasanya mudah berubah pahit ketika dimasak. Bawang yang terlalu lembap juga bisa mempercepat proses tengik pada minyak.
Dengan bahan yang tepat, aroma bawang akan keluar lebih maksimal. Hasil akhirnya minyak bawang jadi lebih wangi dan awet.
2. Iris bawang tipis dan seragam

Irisan bawang yang tipis membantu proses pemanasan jadi lebih merata. Jika potongannya terlalu tebal, bagian luar bawang bisa cepat gosong sementara dalamnya masih mentah. Kondisi ini sering jadi penyebab rasa pahit pada minyak bawang.
Irisan yang sama tebal membuat bawang matang merata dan tampil lebih menarik. Aromanya pun keluar perlahan tanpa terasa menusuk. Langkah simpel ini sering dianggap sepele, padahal efeknya besar.
3. Gunakan minyak dengan rasa netral

Selain bawang, minyak yang digunakan juga menentukan kualitas rasa. Minyak jagung atau minyak sayur jadi pilihan karena tidak memiliki aroma menyengat. Dengan begitu, wangi bawang tetap dominan saat digunakan.
Minyak beraroma kuat justru berisiko mengubah karakter rasanya. Selain itu, minyak netral cenderung lebih stabil saat dipanaskan lama. Hasilnya, minyak bawang tetap wangi tanpa rasa aneh.
4. Masak pelan-pelan dengan api kecil

Masukkan bawang dan minyak bersamaan sejak kondisi dingin. Memasak dengan api kecil membantu bawang matang perlahan tanpa cepat gosong. Cara ini membuat aroma bawang keluar maksimal ke dalam minyak.
Kalau kamu pakai api besar justru membuat bawang cepat kecokelatan dan pahit. Proses yang pelan juga menghasilkan warna minyak yang lebih jernih. Kesabaran di tahap ini sangat menentukan hasil akhir.
5. Simpan di wadah kering dan tertutup rapat

Setelah matang, minyak bawang perlu didinginkan sebelum disimpan. Pastikan wadah yang digunakan bersih, kering, dan tertutup rapat. Wadah lembap bisa memicu jamur dan membuat minyak cepat rusak.
Botol kaca sering jadi pilihan karena tidak menyerap aroma. Menyimpan minyak bawang di kulkas jadi pilihan aman untuk menjaga aromanya tetap stabil. Penyimpanan yang tepat membuat minyak bawang tahan lama dan tetap sedap saat digunakan.
Minyak bawang homemade bisa jadi pelengkap sederhana yang bikin masakan terasa jauh lebih nikmat. Dengan trik yang tepat, kamu gak cuma dapat aroma wangi, tapi juga minyak bawang yang tahan lama. Yuk, mulai bikin sendiri di rumah dan rasakan bedanya di setiap hidangan!



















