Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Menyimpan Kurma agar Tetap Segar Lebih Lama

ilustrasi kurma
ilustrasi kurma (pixabay.com/pictavio)

Kurma jadi salah satu buah favorit yang sering dibeli dalam jumlah banyak, terutama saat bulan Ramadan atau sebagai oleh-oleh haji. Rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut memang bikin ketagihan. Namun, kalau cara penyimpanannya salah, kurma bisa cepat mengeras, berair, atau bahkan berjamur. Sayang banget kan kalau stok kurma yang dibeli mahal jadi rusak sebelum sempat habis?

Sebenarnya, menyimpan kurma agar tetap segar tidak sulit asalkan tahu teknik yang tepat. Faktor seperti suhu, kelembapan, dan wadah penyimpanan sangat berpengaruh pada kualitas kurma. Dengan cara simpan yang benar, kurma bisa bertahan berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan tanpa kehilangan kelezatannya. Yuk, simak lima tips praktis berikut agar kurma di rumahmu tetap enak dan segar lebih lama!

1. Gunakan wadah kedap udara

ilustrasi wadah kedap udara
ilustrasi wadah kedap udara (pexels.com/Ibrahim Plastic Industry ( IPI ))

Pindahkan kurma dari kemasan karton aslinya ke dalam wadah plastik atau kaca yang memiliki segel kedap udara. Udara luar membawa kelembapan yang berpotensi memicu pertumbuhan jamur atau justru membuat tekstur kurma menjadi terlalu kering dan keras. Pastikan tutup wadah terpasang rapat sempurna sebelum kamu menyimpannya di rak atau lemari.

Penggunaan wadah kedap udara juga efektif mencegah kutu atau serangga kecil masuk ke dalam sela-sela buah. Selain menjaga kebersihan, cara ini mempertahankan aroma asli kurma agar tidak menguap atau terkontaminasi bau ruangan. Wadah transparan sangat disarankan agar kamu lebih mudah memantau kondisi stok kurma tanpa harus sering membukanya.

2. Masukkan ke dalam lemari es

ilustrasi kurma
ilustrasi kurma (freepik.com/freepik)

Suhu dingin menjadi faktor kunci untuk memperpanjang umur simpan kurma hingga berbulan-bulan tanpa mengubah rasanya. Letakkan kurma di rak utama kulkas, bukan di bagian pintu agar suhunya tetap stabil dan tidak sering berubah saat pintu dibuka-tutup. Suhu rendah akan memperlambat proses oksidasi dan menjaga kadar air di dalam daging buah tetap seimbang.

Penyimpanan di lemari es sangat direkomendasikan terutama untuk jenis kurma basah seperti Sukari atau Bam yang memiliki tekstur lembut. Suhu dingin mencegah proses fermentasi alami yang sering terjadi pada buah dengan kadar air tinggi. Pastikan suhu kulkas diatur secara konsisten agar kualitas serat dan kelembutan daging kurma tidak rusak.

3. Manfaatkan freezer untuk jangka panjang

ilustrasi kurma
ilustrasi kurma (freepik.com/freepik)

Membekukan kurma di dalam freezer mampu menjaga kesegarannya hingga lebih dari satu tahun tanpa merusak kandungan nutrisinya. Menariknya, kadar gula yang tinggi pada kurma mencegah buah ini membeku menjadi keras seperti es batu sehingga teksturnya tetap kenyal saat dikeluarkan. Gunakan plastik ziplock dan keluarkan seluruh udara di dalamnya sebelum kamu memasukkannya ke dalam pembeku.

Saat ingin mengonsumsinya, ambil kurma secukupnya dan biarkan di suhu ruang selama beberapa menit hingga melunak kembali secara alami. Hindari membekukan ulang kurma yang sudah dicairkan karena perubahan suhu ekstrem yang berulang dapat merusak struktur daging buah. Metode ini merupakan solusi terbaik bagi kamu yang memiliki stok kurma dalam jumlah besar untuk konsumsi tahunan.

4. Jauhkan dari bahan makanan beraroma tajam

ilustrasi bawang merah dan bawang putih
ilustrasi bawang merah dan bawang putih (freepik.com/standret)

Buah kurma memiliki sifat menyerap aroma dari lingkungan sekitarnya dengan sangat cepat karena teksturnya yang porus. Jangan meletakkan wadah kurma berdekatan dengan bahan makanan berbau menyengat seperti terasi, bawang, atau ikan asin meskipun sudah disimpan di dalam kulkas. Kontaminasi aroma akan merusak cita rasa asli kurma dan membuatnya terasa tidak sedap saat disantap.

Pastikan wadah yang digunakan benar-benar bersih dan tidak meninggalkan sisa bau dari makanan yang disimpan sebelumnya. Jika kamu menggunakan kantong plastik, pastikan bahan tersebut berkualitas food grade yang tidak mengeluarkan bau kimia. Menjaga kemurnian aroma akan memberikan kepuasan maksimal setiap kali kamu menikmati manisnya buah gurun ini.

5. Hindari paparan sinar matahari dan panas

ilustrasi kurma
ilustrasi kurma (freepik.com/freepik)

Meletakkan kurma di tempat yang terkena sinar matahari langsung atau dekat sumber panas seperti kompor akan mempercepat proses pembusukan. Suhu panas menyebabkan gula di dalam kurma mengkristal dan keluar ke permukaan kulit sehingga buah menjadi kasar dan kehilangan kelembapan alaminya. Carilah sudut dapur yang gelap, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik jika ingin menyimpannya di luar kulkas.

Perubahan suhu yang drastis akibat paparan panas juga memicu munculnya uap air di dalam wadah yang berujung pada munculnya bakteri. Kamu perlu memeriksa kondisi tempat penyimpanan secara berkala untuk memastikan suhunya tetap sejuk dan tidak lembap. Konsistensi dalam menjaga lingkungan penyimpanan akan menjamin kurma kamu tetap berkualitas baik hingga butir terakhir.

Menyimpan kurma dengan cara yang tepat ternyata tidak sulit dan bisa membuat stokmu awet hingga berbulan-bulan. Cukup perhatikan suhu, wadah, dan kelembapan penyimpanan agar kualitasnya tetap terjaga. Dengan lima tips di atas, kamu bisa menikmati kurma segar kapan pun dibutuhkan tanpa khawatir cepat rusak. Semoga bermanfaat, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Food

See More

5 Tips Menyimpan Kurma agar Tetap Segar Lebih Lama

18 Feb 2026, 17:15 WIBFood