Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Ide Sahur Tanpa Nasi yang Gak Bikin Lemas di Siang Hari

ilustrasi kurma
ilustrasi kurma (pexels.com/Valeria Boltneva)
Intinya sih...
  • Roti gandum mengandung serat tinggi, padukan dengan selai kacang atau telur sebagai sumber protein dan lemak sehat.
  • Oatmeal adalah pengganti nasi yang aman, tambahkan sumber protein seperti telur rebus, susu, atau yoghurt.
  • Smoothie dengan pisang, oat, dan susu memberi energi cepat dan efek kenyang lebih lama. Pastikan tidak terlalu manis.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tidak semua orang cocok makan nasi saat sahur. Ada yang perutnya cepat begah, ada juga yang justru mengantuk dan lemas setelah makan nasi terlalu pagi. Masalahnya, banyak yang mengira sahur tanpa nasi pasti bikin cepat lapar dan gak kuat puasa, padahal tidak selalu begitu.

Kunci sahur tanpa nasi bukan pada seberapa berat makanannya, tapi pada kombinasi karbohidrat alternatif, protein, dan lemak yang seimbang. Jika komposisinya tepat, sahur tanpa nasi justru bisa terasa lebih ringan di perut, tetapi tetap memberi energi stabil hingga siang hari. Berikut ini beberapa ide sahur tanpa nasi yang gak bikin lemas di siang hari. Bisa ditiru, nih!

Table of Content

1. Roti gandum

1. Roti gandum

ilustrasi irisan roti gandum
ilustrasi irisan roti gandum (pexels.com/Richard REVEL dari Pexels)

Roti gandum utuh mengandung serat lebih tinggi dibandingkan dengan roti putih biasa. Serat ini membantu proses pencernaan berjalan lebih lambat, sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama. Ini penting untuk kamu yang ingin sahur ringan, tapi tidak cepat lapar.

Padukan roti dengan selai kacang atau telur sebagai sumber protein dan lemak sehat. Lemak membantu memperlambat pengosongan lambung, sementara protein menjaga energi tetap stabil sepanjang pagi.

2. Oatmeal

ilustrasi oatmeal
ilustrasi oatmeal (pexels.com/eat kubba)

Oatmeal adalah pengganti nasi yang paling aman untuk sahur. Karbohidrat kompleks di dalamnya dilepas secara perlahan oleh tubuh, sehingga energi bertahan lebih lama dan tidak menyebabkan lonjakan gula darah mendadak. Ini membuat tubuh tidak cepat lemas atau mengantuk setelah sahur.

Agar lebih mengenyangkan, tambahkan sumber protein, seperti telur rebus, susu, atau yoghurt. Kombinasi serat dan protein membantu perut kenyang lebih lama sekaligus menjaga stamina sampai waktu zuhur.

3. Smoothie

ilustrasi smoothie
ilustrasi smoothie (pexels.com/Nicola Barts)

Smoothie bisa jadi solusi sahur tanpa nasi untuk perut yang sensitif. Pisang memberi energi cepat, oat memberi efek kenyang lebih lama, dan susu menambah protein serta lemak. Teksturnya yang cair juga lebih nyaman dikonsumsi saat tubuh belum sepenuhnya siap makan berat.

Pastikan smoothie tidak terlalu manis dan tidak berlebihan isinya. Tujuan sahur adalah mengisi energi, bukan membuat perut kaget atau begah sebelum puasa dimulai.

4. Ubi rebus

ilustrasi ubi rebus
ilustrasi ubi rebus (pexels.com/Loren Castillo)

Ubi mengandung karbohidrat kompleks yang dilepas secara bertahap oleh tubuh. Ini membuat energi tidak langsung habis dan membantu mencegah rasa lemas di tengah aktivitas pagi. Selain itu, ubi juga lebih ramah di perut dibanding nasi bagi sebagian orang.

Agar lebih seimbang, ubi bisa dipadukan dengan sedikit protein seperti susu atau telur. Menu ini cocok untuk sahur sederhana tanpa ribet, tetapi tetap mengenyangkan.

5. Kurma dan susu

ilustrasi kurma
ilustrasi kurma (pexels.com/Valeria Boltneva)

Kurma sering jadi andalan sahur karena kandungan gula alaminya cepat diserap tubuh sebagai sumber energi. Meskipun begitu, kurma sebaiknya tidak dikonsumsi sendirian agar tidak cepat lapar.

Dipadukan dengan susu, menu ini memberi tambahan protein dan lemak yang membantu menjaga stamina. Cocok untuk sahur, sangat ringan, tapi tetap fungsional.

Kamu yang gak bisa makan nasi saat sahur, kini gak perlu bingung lagi. Menurut kamu, menu sahur tanpa nasi mana yang paling realistis kamu coba besok pagi agar puasamu tetap kuat sampai sore?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
Eddy Rusmanto
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Food

See More

⁠Kenapa Blewah dan Timun Suri Hanya Muncul saat Bulan Puasa?

18 Feb 2026, 15:44 WIBFood